Sempat Mangkir Hampir Setahun, Ini Sanksi Bakal Diterima Mantan Kabid Baperlitbang PPU

Nantinya, rekomendasi sanksi ini akan diserahkan kepada bupati melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Sempat Mangkir Hampir Setahun, Ini Sanksi Bakal Diterima Mantan Kabid Baperlitbang PPU
Net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Inspektorat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah memutuskan untuk memberikan sanksi disiplin berat kepada mantan Kabid Penelitian dan Pengembangan, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang), Cristian yang sempat mangkir kerja selama 230 hari.

Nantinya, rekomendasi sanksi ini akan diserahkan kepada bupati melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Inspektur Inspektorat PPU, Haeran Yusni, Selasa (10/7/2018) menjelaskan, setelah dilakukan rapat bersama tim yang telah dibentuk akhirnya diputuskan untuk diberikan sanksi berat dan sudah dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Baca: Ingin Pertahankan Predikat Peduli HAM, Ini yang Dilakukan Pemkab Berau

Haeran mengatakan, alasan memberikan sanksi disiplin berat karena yang bersangkutan telah meninggalkan tugas cukup lama.

Selain itu kata Haeran, Cristian juga sudah pernah diberikan teguran sampai sanksi disiplin ringan. Bentuk sanksi disiplin berat ini kata Haeran, yang pertama adalah pemecatan sebagai PNS, kemudian penurunan pangkat serta pembebasan tugas dari jabatan.

"Juga ada pemberhentian dengan permintaan sendiri. Tapi semua itu nanti pak bupati yang memilih mana sanksi yang akan diberikan, " jelasnya

Baca: Desainer Ini Bikin Desain Sepatu Sekaligus Bisa Taruh iPhone di Pergelangan Kaki, Tertarik Pakai?

Setelah membuat LHP kata Haeran, maka selanjutnya akan diserahkan kepada BKPP dan mereka yang akan menyerahkan kepada bupati sebagai pembina kepegawaian.

Ia berharap agar kasus ini bisa cepat selesai dan ada bentuk sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan.

Sekretaris BKPP, Khairuddin mengatakan sampai sekarang belum menerima LHP Inspektorat mengenai sanksi yang diberikan kepada Cristian.

Baca: Sempat Ricuh, Penyampaian Visi Misi Bakal Calon Rektor Unmul Dipindah Ruangan

Ia mengatakan sanksi berat ini termasuk pemecatan dan penurunan pangkat "Nanti pak bupati yang pilih bentuk sanksinya, " ujarnya.

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help