Ingin Pertahankan Predikat Peduli HAM, Ini yang Dilakukan Pemkab Berau

Disemenisasi HAM dan Ranham ini memang lebih diarahkan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mendorong peningkatan pelayanan

Ingin Pertahankan Predikat Peduli HAM, Ini yang Dilakukan Pemkab Berau
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Sekretaris Kabupaten Berau, M Gazali, mengatakan, HAM merupakan hak-hak yang melekat terhadap individu seluruh masyarakat. Dan pemerintah berkewajiban memenuhi hak-hak tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO – Sebagai daerah yang tiga kali meraih predikat peduli Hak Asasi Manusia (HAM), Pemkab Berau berupaya untuk mepertahankan dan meningkatkan predikat tersebut.

Salah satunya melalui kegiatan Disemenisasi HAM dan Rencana Aksi Hak Asasi Manusia (Ranham), di ruang rapat Sangalaki, Sekretarian Kabupaten Berau, Selasa (10/7/2018).

Disemenisasi HAM dan Ranham ini memang lebih diarahkan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mendorong peningkatan pelayanan yang berkaitan dengan HAM, terutama menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, kependudukan hingga pemenuhan hak untuk mendapatkan pekerjaan bagi masyarakat.

Baca: Desainer Ini Bikin Desain Sepatu Sekaligus Bisa Taruh iPhone di Pergelangan Kaki, Tertarik Pakai?

Sekretaris Kabupaten Berau, M Gazali, mengatakan, HAM merupakan hak-hak yang melekat terhadap individu seluruh masyarakat. Pemerintah, kata Gazali, berkewajiban memenuhi hak-hak tersebut.

“Dalam upaya perlindungan HAM bagi masyarakat Kabupaten Berau, pemerintah terus berupaya meningkatkan peran,” ujarnya.

Pemkab Berau, menurut Gazali, terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebutuhan dasar yang wajib terpenuhi, bisa diperoleh oleh masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, kata Gazali, Pemkab Berau telah mengalokasikan anggaran miliaran rupiah dalam bentuk beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa yang berprestasi, maupun pelajar dari kalangan yang tidak mampu.

Baca: Rutin Olahraga Berat Badan tak Juga Turun, Mungkin Anda Lakukan 5 Kesalahan Ini

“Sehingga anak-anak usia sekolah, mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan,” tegasnya.

Demikian pula dalam bidang kesehatan, Pemkab Berau juga mengalokasikan anggaran untuk mendaftar warga yang kurang mampu dalam program jaminan kesehatan.

Pemkab Berau, menurutnya juga telah melaksanakan berbagai program perlindungan perempuan dan anak, serta bekerjasama dengan sektor swasta untuk memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat.

Gazali juga mengakui, masih ada beberapa program yang masih minim kegiatan karena keterbatasan anggaran, misalnya penyediaan rumah layak huni.

Namun kebutuhan dasar seperti ketersediaan air bersih, fasilitas listrik dan sanitasi masih terus berjalan. “Target kami memenuhi semua kebutuhan dasar masyarakat,” katanya lagi.

Baca: TGB Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Sebut Partai Demokrat Akan Beri Sanksi

Pihaknya berharap, pihak swasta maupun instansi vertikal, terus ikut membantu pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar, seperti yang selama ini berjalan.

“Sehingga dalam beberapa tahun kedepan, tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapat air bersih, seluruh kampung teraliri listrik dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” tandasnya

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved