Pilpres 2019

TGB Dirumorkan Bakal Kena Sanksi dari Partai Demokrat, Begini Respon Anas Urbaningrum

Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahahean menyatakan sikap TGB dianggap melanggar aturan partai.

TGB Dirumorkan Bakal Kena Sanksi dari Partai Demokrat, Begini Respon Anas Urbaningrum
Tribunnews.com
Susilo Bambang Yudhoyono - Anas Urbaningrum 

TRIBUNKALTIM.CO - Anas Urbaningrum mengaku tidak percaya Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) akan diberi sanksi oleh Partai Demokrat.

Diketahui TGB terancam mendapatkan sanksi dari Partai Demokrat karena mengungkapkan dukungannya kepada Jokowi dalam Pilpres 2019.

"Masak sih, saya nggak percaya," singkat Anas saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebelum sidang lanjutan Peninjauan Kembali (PK) dirinya dimulai, ‎Kamis (12/7/2018).

Diketahui dukungan TGB kepada Jokowi dianggap Partai Demokrat mendahului keputusan resmi partai dalam menentukan sikap politik.

Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahahean menyatakan sikap TGB dianggap melanggar aturan partai.

Baca juga:

Harry Kane: Capaian Timnas Inggris Kembalikan Harga Diri Bangsa dan Kegembiraan Fans

Soal Tudingan Pelanggaran HAM Orde Baru, Tommy Soeharto: Mengapa Tak Diungkap di Awal Reformasi?

Libur Idul Fitri Sudah Usai, tapi Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi; Ini Penyebabnya

Disebut sebagai Pengganti Cristiano Ronaldo, Begini Respon Kylian Mbappe

Terburuk, partai bisa saja memberikan sanksi memecat TGB sebagai kader partai Demokrat.

Menyikapi hal tersebut, Anas meragukan Partai Demokrat akan memecat TGB.

Menurutnya, TGB selama ini dinilai sebagai kader unggulan dan posisi TGB di Partai Demokrat‎ juga mumpuni.

"Saya ragu, masak iya. Setahu saya TGB salah satu kader unggulan Demokrat. TGB kalau tidak keliru majelis tinggi posisi penting di partai, ragu akan disanksi," ujar Anas. (Tribunnews.com)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anas Menyangsikan Ancaman Partai Demokrat Akan Pecat TGB

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help