Piala Dunia 2018

Ternyata ini Sosok Penyusup yang Masuk Lapangan saat Final Piala Dunia 2018 Berlangsung

Sekitar menit 52, laga final Prancis kontra Kroasia terhenti akibat masuknya 4 penyusup ke lapangan

Ternyata ini Sosok Penyusup yang Masuk Lapangan saat Final Piala Dunia 2018 Berlangsung
Tabloid Bola/Herka Yanis
Bek timnas Kroasia, Dejan Lovren, membanting seorang penyusup saat laga final Piala Dunia 2018 berakhir dengan kemenangan 4-2 Prancis, di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Minggu (15/07/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekitar menit 52, laga final Prancis kontra Kroasia terhenti akibat masuknya 4 penyusup ke lapangan. Bek Kroasia, Dejan Lovren, bereaksi keras terhadap para penyusup.

Partai puncak Piala Dunia 2018 diwarnai kejadian yang tak terduga.

Sekelompok orang berlari ke dalam lapangan menggunakan kemeja putih, berdasi, dan bertopi.

Menurut laporan Associated Press yang dicuplik BolaSport.com, kelompok tersebut adalah sebuah grup band punk bernama Pussy Riot.

Baca: Foto Presiden Kroasia Pakai Bikini Dipastikan Hoaks, Begini Faktanya

Mereka adalah kelompok yang menentang kebijakan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang dinilai melakukan penangkapan illegal terhadap para pengunjuk rasa.

Selain itu Pussy Riot meminta para tahanan politik Putin untuk dibebaskan dan meminta adanya persaingan politk yang sehat.

Sekitar 4 orang bagian dari Pussy Riot berlari dan menghampiri beberapa pemain.

Salah dua pemain yang didatangi adalah striker Prancis, Kylian Mbappe, dan bek Kroasia, Dejan Lovren.

Mbappe bereaksi tenang dan hanya membalas ajakan sang penyusup untuk melakukan tos.

Baca: Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic, Rela Basah Kuyub saat Penyerahan Trofi Piala Dunia

Sementara Lovren bereaksi berbeda, yakni dengan membanting pria yang menghampirinya sambil meminta pria tersebut untuk keluar lapangan.

Halaman
12
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved