Pilgub Kaltim 2018

BREAKING NEWS - Dinyatakan Bersalah, Ini Vonis yang Dijatuhkan untuk Bupati Berau

Persidangan kasus pelanggaran kampanye Pilgub Kaltim 2018, yang menyeret Bupati Berau Muharram, tampaknya akan terus berlanjut.

BREAKING NEWS - Dinyatakan Bersalah, Ini Vonis yang Dijatuhkan untuk Bupati Berau
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Bupati Berau, Muharram usai menjalani sidang yang memvonis Muharram 4 bulan penjara subsider 6 bulan percobaan dan denda Rp 6 juta. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Persidangan kasus pelanggaran kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, yang menyeret Bupati Berau Muharram, tampaknya akan terus berlanjut.

Pasalnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menjatuhkan hukuman 4 bulan penjara dan 6 bulan percobaan dan denda Rp 6 juta kepada Muharram yang juga Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Berau. 

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 2 bulan (langsung masuk) penjara dan denda Rp 3 juta subsider 3 bulan kurungan.

Majelis hakim yang diketuai Andi Ardiansyah, menilai bahwa unsur Pasal 188 junto Pasal 71 Ayat 1 sebagaimana tuntutan JPU, seluruhnya terpenuhi.

Baca: Tembakan Polisi Bikin 2 Pelaku Pembunuhan Serahkan Senapan Angin

Dalam putusan ini, hakim menyebutkan perkara yang memberatkan hukuman Muharram, yakni perbuatan terdakwa mendukung salah satu paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dinilai dapat menimbulkan keadaan tidak kondusif selama masa pemilu.

Perbuatan Muharram juga dinilai dapat merugikan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim lainnya. 

Sementara hal-hal yang meringankan, Muharram mengakui perbuatannya, belum pernah dihukum.

Selain itu, Muharram merupakan tokoh masyarakat yang juga kepala daerah.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana pemilihan pada Pilkada Kaltim 2018, menjatuhkan pidana penjara pada diri terdakwa selama 4 bulan tanpa harus menjalani pidana kurungan (percobaan) dan denda Rp 6 juta,” kata Ketua Majelis Hakim, Andi Hardiansyah didampingi Hakim Anggota, Hilarius Grahita Setya Atmaja dan Rakhmat Priyadi.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved