Home »

Seleb

» Gosipi

Drama di Ruang Penyidik hingga Reaksi Ariel soal Skandal Video Mesumnya yang Diungkit Lagi

Skandal video mesum yang terjadi pada tahun 2010 itu melibatkan vokalis Nazril Irham atau Ariel dengan artis peran Luna Maya dan Cut Tari

Drama di Ruang Penyidik hingga Reaksi Ariel soal Skandal Video Mesumnya yang Diungkit Lagi
Kolase Tribunnews/Jeprima
Skandal video mesum pada tahun 2010 yang melibatkan vokalis Ariel dengan artis peran Luna Maya dan Cut Tari kini diungkit kembali. 

TRIBUNKALTIM.CO - Baru-baru ini sebuah gugatan terhadap status tersangka Cut Tari dan Luna Maya yang tak kunjung dicabut terkait kasus video mesum, diajukan oleh sebuah LSM. Skandal video mesum yang terjadi pada tahun 2010 itu melibatkan vokalis Nazril Irham atau Ariel dengan artis peran Luna Maya dan Cut Tari.

Digulirkannya kembali kasus tersebut membuat publik heboh.

Namun, gugatan praperadilan yang diajukan LSM Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) tersebut akhirnya ditolak oleh Hakim.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan status tersangka Luna Maya dan Cut Tari.

"Sesuai dengan teknis penyidikan yang dibuat oleh teman-teman penyidik, kita buatkan dalam jawaban, kita buatkan dalam kesimpulan. Kita sampaikan dalam bukti-buti. Sehingga itulah putusan hakim," ungkap Filip kuasa hukum kepolisian, saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018), dikutip TribunKaltim.co dari Kompas.com.

Di tengah kehebohan itu, pengacara kondang Hotman Paris sempat membeberkan persitiwa yang terjadi delapan tahun silam.

Hotman mengungkap perlakuan Ariel pada Cut Tari di ruang penyidik delapan tahun silam.

Hotman saat itu menjadi pengacara Cut Tari ketika kasus tersebut menjadi ramai dan diproses hukum pada tahun 2010 silam.

Hal ini seperti dikutip Grid.ID dari akun Instgram @hotmanparisofficial yang mengunggah sebuah video pada 8 Agustus 2018.

Dalam acara Hotman Paris Show, pengacara kondang itu menceritakan kembali perlakuan Ariel pada Cut Tari yang tak diketahui publik.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help