Kebakaran di Sangatta, 15 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Kebakaran besar kembali terjadi di Sangatta, Jumat (24/8/2018). Tepat di Jalan Tongkonan Ranu, kawasan Kampung Tator, Kecamatan Sangatta Utara.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kebakaran besar kembali terjadi di Sangatta, Jumat (24/8/2018). Tepat di Jalan Tongkonan Ranu, kawasan Kampung Tator, Kecamatan Sangatta Utara.
Peristiwa tersebut terjadi di siang bolong, saat sebagian umat muslim menjalankan ibadah sholat Jumat.
Sekitar tiga bangunan barak ludes jadi arang. Bahkan salah satu barakan memiliki tujuh pintu ikut rata dengan tanah. Sekitar 15 jiwa kehilangan tempat tinggal dalam peristiwa tersebut.
Baca: Aqsa dan Aero Persembahkan Medali untuk Indonesia dari Cabor Jetski Asian Games 2018
Tuti, salah satu korban kebakaran mengaku sedang berada di tempat kerja saat peristiwa tersebut terjadi. Ia mendapat kabar dari tetangga, kalau di kawasan tempatnya tinggal, ada kebakaran. Ternyata, rumahnya sendiri yang terbakar.
“Saya dapat kabar kebakaran. Langsung pulang, khawatir api merambat ke rumah kontrakan. Ternyata, ya rumah yang saya tinggali itu yang terbakar. Nggak bisa selamatkan apa-apa. Biar KTP, ikut terbakar. Baju tinggal yang dibadan aja ini. Nggak ada lagi,” ungkap Tuti.
Tuti mengaku belum tahu mau tinggal dimana setelah peristiwa tersebut. Ia berharap ada bantuan yang datang, terutama pakaian. Karena tak ada yang terselamatkan satu pun.
Baca: Istri Zumi Zola Ternyata juga Terima Uang Graifikasi
Nasib serupa juga dialami Ester, salah satu penyiar di RPD Kutim. Saat kejadian, ia sedang membereskan rumah. Tiba-tiba, terdengar orang teriak kebakaran dari depan rumah. Saat keluar, api sudah membesar.
“Biasanya saya berangkat kerja, pagi. Hari ini memang pengen agak siang. Lagi berbenah, tiba-tiba ada ibu-ibu di depan teriak kebakaran. Pas saya keluar, api sudah besar. Saya kembali untuk selamatkan barang-barang. Tapi tak sempat lagi, karena api sudah merambat ke atap rumah. Untungnya tas dan surat-surat penting bisa diselamatkan,” ujarnya.
Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan mengatakan pihaknya sudah melakukan tindakan pengamanan di TKP. Tim inafis Satreskrim Polres Kutim juga sudah diturunkan. Mereka sudah memasang garis polisi di sekeliling lokasi kebakaran dan melakukan olah TKP.
Baca: Nginap di Grand Tjokro Balikpapan, Dapatkan Diskon Kemerdekaan
“TKP sudah kami amankan. Sudah dilakukan olah TKP juga. Tinggal meminta keterangan para saksi. Minimal tiga orang. Namun, mereka yang menjadi korban masih syok dengan musibah tersebut,” ujar Teddy.(*)