KPK Ingatkan Pemilih agar Berhati-hati, Ada 220 Caleg Terindikasi Korupsi,

KPU mengimbau kepada pemilih agar berhati-hati ada 220 caleg terindikasi korupsi, contohnya semacam yang terjadi di Kota Malang.

KPK Ingatkan Pemilih agar Berhati-hati, Ada 220 Caleg Terindikasi Korupsi,
antara/ via MerahPutih
Tiga anggota DPRD Kota Malang Wiwik Hendri Astuti (tengah), M. Zainuddin AS 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pemilu 2019 semakin dekat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga segera mengumumkan daftar calon legislatif tetap (DCT).

Disamping itu, Korupsi (KPK)'>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut memberi peringatan bagi masyarakat agar tidak salah memilih calon wakil rakyat.

Data KPK sudah ada 220 anggota dewan yang diproses KPK karena korupsi.

 “Lebih dari 145 orang anggota DPRD di seluruh Indonesia yang tersebar di 13 provinsi yang diproses dalam kasus korupsi. Totalnya kalau ditambah antara DPRD dan DPR lebih dari 220 orang yang sudah diproses,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Dia pun mencontohkan kasus dugaan suap yang melibatkan 41 anggota DPRD Malang.


Tersangka kasus gratifikasi DPRD Kota Malang menggunakan rompi oranye usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/9/2018). KPK menetapkan status tersangka kepada 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai bagian dari pengembangan penyidikan dalam perkara dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.
Tersangka kasus gratifikasi DPRD Kota Malang menggunakan rompi oranye usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/9/2018). KPK menetapkan status tersangka kepada 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai bagian dari pengembangan penyidikan dalam perkara dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN )

Febri mengingatkan agar masyarakat mengecek latar belakang para caleg di Pemilu 2019 nanti.

“Kami berharap, dalam konteks pencegahan, dan perwujudan politik yang bersih ke depan, dalam pemilu legislatif, ke depan aspek latar belakang dari caleg itu diperhatikan dan akan lebih baik jika orang-orang yang pernah terlibat kasus korupsi kemudian tidak disaring sejak awal dalam mekanisme proses pencalonan tersebut,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini KPK tengah menangani dua kasus korupsi massal dengan tersangka dari sisi legislatif.

Yaitu, kasus dugaan suap DPRD Malang dengan 22 orang tersangka di tingkat penyidikan.

Jumlah itu merupakan bagian dari total 41 anggota DPRD Malang yang telah menjadi tersangka.

Kedua, ada kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho kepada 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014.

Jumlah itu merupakan bagian dari total 50 anggota DPRD Sumut periode tersebut yang telah diproses KPK.

Di Gorontalo untuk Pileg 2019 nanti, ada lebih dari 2 ribu caleg, baik DPRD Kabupaten/kota maupun provinsi.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 220 Anggota Dewan Terindikasi Korupsi, KPK Ingatkan Hati-hati Pilih Caleg, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/09/14/220-anggota-dewan-terindikasi-korupsi-kpk-ingatkan-hati-hati-pilih-caleg.
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help