Guru Tidak Tetap Diupah Rp 100 Ribu per Bulan, Murid SD Ramai-ramai Sumbangkan Uang Jajannya

Uang tersebut mereka sisihkan untuk membantu 8 guru GTT dan pegawai tidak tetap di SD tersebut.

Guru Tidak Tetap Diupah Rp 100 Ribu per Bulan, Murid SD Ramai-ramai Sumbangkan Uang Jajannya
KOMPAS.com/Markus Yuwono
Siswa SD Mentel 1, Gunungkidul, mengumpulkan uang saku untuk membantu honor guru GTT 

TRIBUNKALTIM.CO - Menumbuhkan sikap kepedulian ternyata berhasil dipraktikkan oleh para siswa dan guru di SD Mentel 1, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul, DIY.

Para siswa SD tersebut secara sukarela menyisihkan uang jajan mereka untuk diberikan kepada guru yang masih berstatus GTT alias Guru Tidak Tetap (GTT).

Seperti diketahui, GTT hanya mengantongi Rp 100.000 per bulannya dari pemerintah.

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Siswa SD Sisihkan Uang Jajan untuk Guru Berhonor Kecil, Kita Bisa Belajar Apa?', berikut 5 fakta yang terungkap dari kepedulian para siswa di SD Mentel 1 di Gunung Kidul:

1. Inisiatif dari siswa

Ratusan siswa SD Mentel 1 menyisihkan sebagian uang sakunya untuk dimasukkan ke kantong plastik yang telah disediakan sekolah.

Uang yang dimasukkan bermacam-macam, mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 10.000.

Uang tersebut mereka sisihkan untuk membantu 8 guru GTT dan pegawai tidak tetap di SD tersebut.

Di SD tersebut, ada sekitar 158 siswa. Mereka berinisiatif untuk menyisihkan uang saku mereka lalu diakomodasi pihak sekolah dan Komite Sekolah.

"Uang ini nantinya untuk Bapak dan Ibu Guru, kasihan mereka tidak mendapatkan gaji layak dari pemerintah," kata Carisa Moniati, salah satu siswa pada wartawan Tribun Jogja, Jumat (14/9/2018).

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved