Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib Bandung - Dinilai Lakukan Provokasi, Tiga Oknum Bobotoh Diamankan Polisi
Ketiga suporter itu disinyalir melakukan tindakan provokasi terhadap pendukung Borneo FC, Pusamania.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Abdur Rachim
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tiga orang suporter yang disinyalir pendukung tim Persib Bandung diamankan pihak keamanan Polsek Balikpapan Timur, dalam laga Borneo FC kontra Persib Bandung pada Senin (17/9/2018) di Stadion Batakan Balikpapan.
Ketiga suporter itu disinyalir melakukan tindakan provokasi terhadap pendukung Borneo FC, Pusamania.
Baca juga:
Dahulukan Ambulans Daripada Iring-iringan Kendaraan Presiden Jokowi, 4 Polantas Dapat Penghargaan
Hinca: Yang Berkompetisi Jokowi dan Prabowo, tapi yang 'Digebukin' Pak SBY dan Demokrat
Kontingen Taekwondo Kaltim Raih Juara Umum Kejurnas Kapolri Cup 2018
Manny Pacquiao Siap Duel Ulang Melawan Floyd Mayweather
Menurut penuturan Kanit Binmas (Bina Masyarakat) Polsek Balikpapan Timur, Iptu D Suharto, ketiganya segera diamankan oleh pihaknya lantara melakukan pemotretan dengan latar belakang Pusamania sembari mengacungkan jari tengah.
Hal tersebut dinilai sebagai tindakan provokasi yang dilakukan ketiga oknum tersebut.
"Prisip pengamanan kami, jika ada provokasi langsung kami amankan," jelas D. Suharto kepada Tribunkaltim.co, Senin (17/9/2018).
Baca juga:
Berawal Hobi Koleksi, Hendrie Tekuni Bisnis Laundry Sepatu; Pernah Cuci Louis Vuitton Rp 20 Juta
Absen di Japan Open, Kini Liliyana Unggah Foto di Pesawat; Kode Keras Siap Guncangkan China Open?
Balikpapan Terendah Penggunaan Vaksin MR, Ternyata Dipengaruhi Faktor Ini
Ini Pertimbangan Kemenhub Kembangkan Platform Layanan Transportasi Online
Ketiganya bahkan sempat akan dikejar oleh para Pusamania, namun beruntung pihak kepolisian langsung mengamankan ketiganya.
Dari tindakan mereka, Suharto mengatakan akan mengeluarkan ketiga suporter tersebut dari stadion.
"Pertandingan harusnya dinikmati, bukannya jadi provokator. Ya kita keluarkan mereka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. (*)