Kesehatan

Kebagian Shift Kerja di Malam Hari Bikin Kamu Kurang Tidur? Terapkan 9 Cara Ini

Karenanya seseorang yang kebagian shift kerja malam sangat rentan terhadap terhadap gangguan tidur.

Kebagian Shift Kerja di Malam Hari Bikin Kamu Kurang Tidur? Terapkan 9 Cara Ini
DragonImages
Ilustrasi kerja malam 

TRIBUNKALTIM.CO -- Bangun dan aktif di malam hari dapat berdampak langsung terhadap kesehatan karena berlawanan dengan jam biologis tubuh.

Hal ini karena tubuh secara alami menganggap malam hari sebagai waktu untuk tidur dan siang hari waktu beraktivitas.

Karenanya seseorang yang kebagian shift kerja malam sangat rentan terhadap terhadap gangguan tidur yang tidak hanya mengurangi waktu untuk beristirahat, tapi dalam jangka panjang bisa berdampak serius terhadap kesehatan fisik.

Ada istilah shift work sleep disorder (SWSD), yaitu gangguan tidur dengan ciri khas insomnia dan rasa mengantuk yang berlebihan serta menetap yang diakibatkan oleh waktu bekerja.

Bukannya Bugar, Bangun Tidur Kok Malah Pegal? Coba 4 Tips Ini agar Tubuh Terasa Segar

Memang tidak semua pekerja shift malam mengalami gangguan ini karena mereka sudah dapat beradaptasi.

Namun, bagi orang yang mengalaminya, mereka pun jadi kurang tidur.

Pekerja shift normal bisa memenuhi kebutuhan tidur dengan durasi 7 jam semalam, sedangkan pekerja shift malam yang mengalami gangguan tidur tidak bisa.

Pengidap SWSD mengalami insomnia dan mengantuk ketika waktu mereka bekerja.

Tidak hanya berdampak pada pola aktivitas, gangguan tidur juga meningkatkan risiko kecelakaan kerja, memicu gangguan emosi, susah konsentrasi, serta peningkatan tekanan darah dan memicu obesitas.

Gangguan tidur pada mereka yang dapat shift kerja malam dapat menimbulkan beberapa gejala seperti:

Susah Terlelap dalam Waktu Singkat? Ikuti Trik Rahasia Tidur Nyenyak ala Militer

  • Rasa mengantuk yang sangat ekstrem ketika bekerja
  • Insomnia
  • Tidak merasa segar ketika bangun dari tidur
  • Gangguan konsentrasi
  • Munculnya kantung mata
  • Merasa lemas
  • Mengalami gejala depresi
  • Mudah marah
Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved