Panther VS Bus Wisata, Tujuh Korban Tewas di Jalur Boyolali

Tujuh orang tewas akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Solo-Semarang atau pertigaan Wika, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Panther VS Bus Wisata, Tujuh Korban Tewas di Jalur Boyolali
Grup Facebook INFO CEGATAN SOLO/Madhe ShanJaya/Tribun Solo
Bus terguling seusai mengalami kecelakaan dengan Isuzu Phanter di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/10/2018) sore 

TRIBUNKALTIM.CO, BOYOLALI - Tujuh orang tewas akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Solo-Semarang atau pertigaan Wika, Kampung Pomah, Desa-Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/10/2018) sekira pukul 17.00 WIB. 

Dilansir Tribunjateng.com dari TribunSolo.com, kecelakaan ini terjadi antara sebuah bus pariwisata berukuran tanggung dengan sebuah mobil Isuzu Panther.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Febriyani Aer, saat dimintai konfirmasi wartawan terkait informasi tersebut, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

"Korban jiwa ada tujuh orang yang meninggal dunia," kata AKP Febriyani Aer, yang memantau langsung ke lokasi kejadian.

Bus terguling seusai mengalami kecelakaan dengan Isuzu Phanter di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/10/2018) sore
Bus terguling seusai mengalami kecelakaan dengan Isuzu Phanter di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/10/2018) sore (Grup Facebook INFO CEGATAN SOLO/Madhe ShanJaya/Tribun Solo)

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat bus pariwisata itu melaju dari arah barat (arah Semarang) menuju ke Solo.

Sebelum pertigaan Wika, bus hendak menghindari kendaraan di depannya yang sedang berbelok.

Diduga sopir tak bisa mengendalikan busnya yang melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga melompati median jalan.

Padahal dari arah sebaliknya, (arah Solo), melaju sebuah Panther bernopol AD 8447KS yang dinaiki sembilan orang penumpang.

Tujuh dari sembilan penumpang itu tewas seketika.

Mobil ini pun tertabrak bus pariwisata, bahkan kemudian tergencet ke sebuah tiang cor beton di pinggir jalan. 

Halaman
12
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved