Info Terkini "Suntik Maut" di Meulaboh yang Tewaskan Dua Anak, Rumah Sakit Sebut Efek Samping Obat

Tim medik sudah turun dan memastikan apa yang dilakukan pihak rumah sakit dalam menangani kedua pasien tersebut sudah sesuai prosedur.

Info Terkini
ist
KASAT Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu M Isral (kiri) didampingi KBO Reskrim dan Kanit Resmob memperlihatkan barang bukti jarum suntik dan infus terkait kasus meninggalnya seorang anak di RSUD Cut Nyak Dhien, Meulaboh, Sabtu (20/10). 

Info Terkini "Suntik Maut" di Meulaboh yang Tewaskan Dua Anak, Rumah Sakit Sebut Efek Samping Obat

TRIBUNKALTIM.CO - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUD-CND) Meulaboh, Aceh Barat menyatakan, secara internal tim sudah melakukan pemeriksaan terhadap kasus meninggalnya pasien Alfa Reza (11) yang dilaporkan menemui ajal seusai disuntik perawat.

“Penyebab pasien meninggal adalah karena efek samping dari obat,” kata Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medis RSUD-CND, dr Mudiarti, dalam pertemuan dengan DPRK Aceh Barat di gedung dewan setempat, Senin (29/10).

Penjelasan itu diutarakan Mudiarti setelah kalangan anggota dewan mempertanyakan penyebab kematian dua pasien di RSUD-CND pada Sabtu dua pekan lalu. Kemarin manajemen rumah sakit itu diundang pihak DPRK untuk memberikan penjelasan.

DPRK sendiri sudah turun ke RSUD itu pada Senin pekan lalu. Pertemuan di gedung dewan itu dipimpin Ketua DPRK Ramli SE dan dihadiri anggota DPRK. Dari RSUD hadir Direktur dr Furqansyah, Wadir dan Asisten II Marhaban, unsur manajemen, dokter, dan anggota Dewan Pengawas RSUD, Muhammadi.

Menurut Mudiarti, tim medik sudah turun dan sudah memastikan semua bahwa apa yang dilakukan pihak rumah sakit dalam menangani kedua pasien tersebut sudah sesuai prosedur. Penyebab kematian pasien lebih karena efek samping dari obat yang disuntikkan.“Tindakan dari awal pasien masuk rumah sakit, menjalani operasi hingga ke ruang rawat inap semua sudah sesuai dengan prosedur,” tambah dr Furqansyah.

Tiga Barang Bukti Sudah Diamankan, Polisi Siap Dalami Kasus Dugaan Suntik Maut di Meulaboh

Ini 5 Fakta Penting Kasus Dugaan Suntik Maut di Meulaboh, Dua Anak Sudah Jadi Korban

Sempat terkejut
Wadir Bidang Pelayanan Medis RSUD Cut Nyak Dhien dalam pertemuan itu menyatakan pihak manajemen sempat terkejut karena ada informasi seorang honorer yang belum memiliki surat tanda registrasi (STR) ikut menyuntik pasien yang akhirnya meninggal itu.

Namun, setelah diperiksa ternyata honorer tersebut hanya diperbantukan atas suruhan kepala ruang anak dan tidak dilaporkan ke Bidang Pelayanan Medis. Selama ini, menurutnya, tenaga medis yang ditempatkan dalam pelayanan tentulah sudah memiliki STR.

Menanggapi saran dari DPRK dan harapan semua pihak, Mudiarti mengatakan tentu akan terus dibenahi pihak rumah sakit sehingga ke depan diharapkan tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan.“Akan terus kita benahi,” janjinya.

Isu Rp 150 juta
Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE serta sejumlah anggota DPRK, di antaranya Ilyas Yusuf dan Nasri, sempat menyampaikan rasa kecewanya terhadap pelayanan medis di rumah sakit itu yang kini menurun.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved