Dapat Pinjaman Rp 340 M, Kaltara Tancap Gas Bangun RS Tipe B di Tanjung Selor

Rumah Sakit Tipe B yang akan dibangun Pemprov berlokasi di kilometer 4 Tanjung Selor, jalan poros Bulungan-Berau.

Dapat Pinjaman Rp 340 M, Kaltara Tancap Gas Bangun RS Tipe B di Tanjung Selor
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Penandatanganan kerja sama perjanjian pinjaman pembiayaan pembangunan Rumah Sakit Tipe B oleh Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan Direktur Manajemen Resiko PT SMI Faaris Pranawa, Rabu (14/11/2018) di kantor gabungan dinas Pemprov Kaltara. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI Persero) akhirnya menandatangani akad kredit pembiayaan pembangunan Rumah Sakit Tipe B, Rabu (14/11/2018) di gedung gabungan dinas Pemprov Kaltara.

Rumah Sakit Tipe B yang akan dibangun Pemprov berlokasi di kilometer 4 Tanjung Selor, jalan poros Bulungan-Berau.

Penandatanganan akad kredit dilakukan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie bersama Direktur Manajemen Resiko PT SMI Faaris Pranawa.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menjelaskan, rencana peminjaman ini mulai bergulir sejak tahun 2016. Saat itu dirinya baru saja dilantik menjadi Gubernur bersama Wakilnya Udin Hianggio.

Pemprov Kalimantan Utara sebutnya ialah pihak yang ditawari pinjaman saat itu oleh PT SMI.

Pertimbangan kebutuhan infrastruktur jangka panjang dengan anggaran yang tersedia masih relatif kecil membuat Gubernur kepincut memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang disediakan lembaga keuangan yang bernaung di bawah Kementerian Keuangan itu.

"Waktu di istana negara juga sempat saya mendengar penjelasan dari Bu Menteri Sri Mulyani, bahwa ada fasilitas pembiayaan yang bisa menjadi solusi daerah untuk membangun infrastruktur di wilayahnya. Akhrinya, kami tindaklanjuti rencana itu," kata Irianto usai menandatangani akad pinjaman.

Jumlah dana yang dipinjam oleh Pemprov sebanyak Rp 340 miliar. Langkah peminjaman itu sudah disetujui DPRD Kalimantan Utara, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan.

"Semuanya diverifikasi. Bagaimana kapasitas fiskal kita, apakah mampu membayar atau tidak. Bagaimana kesiapan dokumen perencanaan, Amdal dan sebagainya, termasuk kesiapan lahan. Dari hasil verifikasi kementerian dan PT SMI sendiri, akhirnya usulan pinjaman kita disetujui," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved