Lebih Dekat Dengan
Miris Dengar Keluhan Warga, Syafruddin Siap Perjuangkan Air Bersih di Balikpapan
Ketua DPW PKB Provinsi Kaltim, Syarifuddin mengaku miris dengar keluhan warga di Kota Balikpapan.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua DPW PKB Provinsi Kaltim, Syarifuddin mengaku miris dengar keluhan warga di Kota Balikpapan. Saat menyambangi warga Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, masih ada warga di tengah kota yang dijuluki Kota Minyak, kekurangan air bersih.
Kepada Tribun, Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Kaltim menuturkan, bahwa masih ada warga di tengah kota Balikpapan yang mengeluhkan air bersih.
Menurut dia, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap warga. Jika ada kekurangan atau warga yang belum menikmati, maka menjadi tanggung jawab pemerintah.
Baca: Politisi Cantik Celni Pita Sari, Sukses Bawa Timnas Futsal Juara III Piala AFF
"Kebetulan saya lagi berkunjung ke warga Telaga Sari beberapa hari lalu. Ibu-ibu di sana cerita kesulitan dapat air bersih. Saya dengar cerita itu kaget. Kenapa masih ada sebagian warga di Balikpapan kekurangan air bersih," ungkap Syafruddin, kepada Tribun, Minggu (11/11/2018).
Dari keluhan itu, lanjut Syafruddin, dia mencari informasi terkait kebutuhan air bersih di Balikpapan. Kata dia, untuk wilayah Kota Balikpapan dibutuhkan 2100 liter/detik air bersih.
"Kalau berdasarkan informasi, kebutuhan air bersih di Balikpapan yaitu 2100 liter/detik. Yang terpenuhi sekitar 1200 liter/detik. Mungkin itu yang tersambung. Sementara kekurangannya sekitar 872 liter/detik," papar anggota Komisi III DPRD Kaltim ini.
Jika dikalkulasi kebutuhan air per detik dan per hari hingga selama satu bulan, lanjut dia, maka diperkirakan kekurangan air bersih di Balikpapan sekitar 2 miliar liter lebih/bulan.
Baca: Bolak-balik Indonesia-Singapura demi Shakira, Denada Ceritakan Perjuangan sebagai Single Parent
"Itu masih perhitungan perkiraan saja. Tetapi, saya sebagai anggota Dewan dari PKB, masalah ini harus segera diatasi. Karena ini menyangkut kebutuhan dasar," ucap caleg PKB Dapil II Kota Balikpapan.
Menurut dia, solusi untuk mengatasi masalah kekurangan air bersih, harus menambah waduk penampungan air. "Kan di Balikpapan, waduk yang sudah jalan itu, waduk Manggar. Kalau hanya mengandalkan itu saja, tidak mencukupi," katanya.
Maka perlu ada perhatian dari pejabat dan pemerintahan untuk menambah waduk penampungan air bersih di Balikpapan.
"Saya pernah kunjungan ke waduk Sungai Wain. Itu sedang berjalan. Insya Allah saya perjuangkan dari Dewan. Jadi harus ditambah. Seperti di Tritib dan Samboja. Karena kebutuhan air bersih di Balikpapan cukup banyak," pungkasnya. (*)