Rabu, 29 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Longsor di Sempaja Selatan, BPBD Samarinda Minta Warga di Area Rawan Mengungsi

Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (31/8/2025) pagi.

HO/BPBD SAMARINDA
LONGSOR DI SAMARINDA - Warga bergotong royong membersihkan material longsor di Gang Assalam, Jl. Wahid Hasyim 1, Sempaja Selatan, Samarinda, Minggu (31/8/2025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda meminta warga yang tinggal di area rawan segera mengungsi untuk menghindari risiko. (HO/BPBD SAMARINDA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (31/8/2025) pagi.

Hujan deras memicu tanah longsor di area perbukitan Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda meminta warga yang tinggal di area rawan segera mengungsi untuk menghindari risiko.

Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, menyampaikan bahwa tim reaksi cepat (TRC) langsung bergerak melakukan pengecekan di lokasi longsor yang berada di Jalan Wahid Hasyim 1 Gang Assalam No 67A.

Baca juga: 2 Faktor jadi Pemicu Utama Longsor di Samarinda Kaltim, Ada Belasan Titik Rawan

“Dampak dari kejadian ini adalah satu bangunan, tepatnya bagian dinding dapur yang mengalami kerusakan. Satu kepala keluarga dengan total sembilan jiwa terdampak,” jelas Suwarso.

Menurut Suwarso, upaya penanganan segera dilakukan bersama masyarakat sekitar.

Tim BPBD Samarinda melakukan assessment dan pendataan, sementara warga bergotong royong membersihkan material longsoran.

Selain itu, BPBD Samarinda juga memberikan perhatian khusus kepada warga lain yang rumahnya berada di sekitar perbukitan yang berisiko mengalami longsor susulan.

Baca juga: Ada Mimpi yang Aneh! Wakiman Beber Hal Ganjil Sebelum Istrinya Hilang Tertimbun Longsor di Samarinda

“Masih ada potensi warga yang rumahnya berisiko longsor di area perbukitan, kami arahkan untuk mengungsi,” ujarnya.

Suwaso menegaskan, kawasan Sempaja Selatan memang termasuk wilayah rawan longsor sehingga membutuhkan strategi penanganan jangka panjang.

“Mengingat wilayah Sempaja Selatan cukup rawan, ada rencana jangka panjang untuk memperkuat infrastruktur atau sistem drainase di sana. Namun infrastruktur penanganan banjir dan sistem drainase terus dilaksanakan di wilayah Kota Samarinda sesuai program unggulan Walikota,” jelasnya.

BPBD Samarinda mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan tanah labil atau dekat aliran drainase yang rawan meluap saat hujan deras. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved