Hadir di Kota Bontang, Alfamidi Gandeng Pedagang Lokal

Alfamidi ingin menjadi bagian dari masyarakat Bontang. Oleh karenanya, kami juga ingin maju bersama dengan para pedagang kecil.

Hadir di Kota Bontang, Alfamidi Gandeng Pedagang Lokal
HO_Alfamidi
Franchise General Manager Alfamidi, Ahmad Malucky (kedua dari kanan) didampingi Branch Manager Alfamidi Kaltim, Purwandi (paling kanan) saat berdiskusi dengan pelaku pedagang kecil di Bontang, pekan lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - PT Midi Utama Indonesia Tbk sebagai pemilik jaringan ritel Alfamidi terus mengepakkan sayap bisnisnya di Provinsi Kalimantan Timur. Sukses memasuki wilayah Kabupaten Sangatta, kini Alfamidi juga hadir di Kota Bontang. Sejalan dengan ekspansinya di Bontang, Alfamidi juga menggandeng pedagang kecil sebagai mitranya.

"Kami hadir di Bontang ini tidak semata untuk bisnis. Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat Bontang. Oleh karenanya, kami juga ingin maju bersama dengan para pedagang kecil," jelas Ahmad Malucky, Franchise General Manager Alfamidi, di Bontang, pekan lalu.

Untuk merangkul pedagang di Bontang sebagai mitra, jelas pria yang disapa Lucky ini, pihaknya sudah mempersiapkan satu program yang dikhususkan untuk para pedagang. Di program ini, nantinya pedagang akan mendapatkan keistimewaan sendiri seperti harga yang lebih murah, pembinaan dan lain sebagainya.

"Nama programnya Store Sales Point (SSP). Jadi toko Alfamidi yang saat ini ada di Bontang selain melayani masyarakat umum juga melayani pedagang. Harga yang diterapkan ke pedagang juga berbeda dengan harga umum," ujar Lucky.

Ia menambahkan, selain mendapatkan harga lebih murah, para pedagang juga tidak perlu repot untuk datang berbelanja ke toko. Mereka (pedagang) cukup mengirimkan pesan pendek kepada petugas SSP yakni Member Relationship Officer (MRO) yang ada di Toko Alfamidi. MRO ini bertugas menerima pesanan dan mengirimkan pesanan kepada member pedagang.

Namun demikian, Lucky mengaku masih ada keterbatasan dalam program tersebut di antaranya adalah jumlah item barang dagangan untuk pedagang yang masih sangat terbatas. "Ya, memang saat ini jumlah item untukpedagang masih sangat terbatas. Namun kami berjanji akan bertahap memperbanyak item barang dagangan untuk para pedagang ini seperti yang telah diutarakan mereka kepada kami," tambah Lucky.(*)

Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved