Berita Nasional Terkini
Cek Harga Terbaru Emas Antam Hari Ini di Butik Logam Mulia Balikpapan
Untuk informasi lebih lengkap berikut rincian harga emas Antam hari ini Senin (1/9/2025) yang dilansir dari laman logammulia.com.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO - Bagi para investor dan kolektor, memantau pergerakan harga emas adalah salah satu langkah penting untuk membuat keputusan yang tepat.
Sebagai salah satu instrumen investasi paling stabil, nilai emas sering kali dijadikan patokan dalam mengukur kondisi ekonomi.
Jika Anda berada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, informasi mengenai update harga emas Antam hari ini sangat penting untuk dipantau secara berkala.
Berbeda dengan harga emas global, harga emas di Logam Mulia Balikpapan memiliki patokan tersendiri yang dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Baca juga: Kenapa Harga Emas Turun Hari Ini? Cek Prediksi Harga Emas Besok di Logam Mulia
Bagi Anda yang tertarik membeli emas, berikut rincian update harga emas hari ini Senin 1 September 2025 dari berbagai platform terkemuka seperti Logam Mulia dan Pegadaian di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Harga Emas Hari Ini, Senin (1/9/2025)
Diketahui harga emas hari ini yang dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang (Antam) sempat mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.
Untuk harga emas Antam hari Minggu (31/8/2025) tercatat naik sebesar Rp 16.000 menjadi Rp1.980.000 per gramnya dan belum termasuk pajak.
Sementara, harga emas Antam hari ini Senin (1/9/2025) kembali mengalami kenaikan sebesar Rp 31.000 menjadi Rp2.011.000 per gramnya dan belum termasuk pajak.
Harga emas sering kali menjadi sorotan investor dan masyarakat umum, dan fluktuasinya selalu memicu pertanyaan.
Berdasarkan pantauan dari situs logammulia.com, terlihat harga emas mengalami kenaikan dari tahun 2013 ke tahun 2022.
Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perubahan harga emas dunia adalah karena ketidakpastian kondisi global. Mulai dari kondisi ekonomi, geopolitik, krisis perang maupun resesi ekonomi.
Di dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu (akibat perang, ketidakstabilan politik, maupun resesi ekonomi), sentimen untuk menghindari risiko akan melingkupi market dan pelaku pasar akan cenderung mengalihhkan portofolio ke aset safe haven seperti Emas.
Berbeda dari mata uang yang cenderung melemah, nilai emas dalam kondisi politik dan ekonomi dunia yang tidak menentu justru mengalami peningkatan.
Sehingga, tak mengherankan jika emas merupakan salah satu aset yang bersifat sebagai safe haven atau mampu melindungi nilai dan juga minim risiko.
Tren meningkatnya harga emas juga terlihat dari berhembusnya isu prediksi resesi ekonomi global yang terjadi di tahun 2023 sebagai dampak pandemi COVID-19 dan perang antara Rusia dan Ukraina.
| Alasan MUI Kritisi KUHP Baru Terkait Nikah Siri dan Poligami |
|
|---|
| 3 Fakta Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, Putusan PA Bandung hingga Isi Chat |
|
|---|
| RDMP Balikpapan Diproyeksikan Jadi Tulang Punggung Pemenuhan Solar Nasional pada 2026 |
|
|---|
| Hasil Survei LSI Denny JA: 3 Alasan Mayoritas Publik Menolak Pilkada oleh DPRD, Suara Gen Z Mencolok |
|
|---|
| Daftar Tarif Listrik PLN per kWh Januari 2026 untuk Pelanggan Subsidi dan Non-Subsidi |
|
|---|
