Begini Progres Penggunaan Sistem OSS di Dinas Penanaman Modal Kaltim

Jumlah tersebut, menurut Awaludin, menjadi bukti sistem OSS sangat membantu pelaku usaha.

Begini Progres Penggunaan Sistem OSS di Dinas Penanaman Modal Kaltim
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Screenshoot sistem Online Single Submission (OSS). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejak diberlakukannya penggunaan sistem Online Single Submission (OSS) lima bulan lalu, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu pintu (DPMPTSP) Kaltim "kebanjiran" pelaku usaha yang mendaftarkan izin usahanya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan DPMTPSP Kaltim Awaludin mengatakan sudah ada 12.500 izin usaha yang terdaftar melalui sistem OSS dan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Jumlah tersebut, menurut Awaludin, menjadi bukti sistem OSS sangat membantu pelaku usaha.

"Sudah pasti ya dengan OSS segalanya lebih mudah. Bisa dilakukan di mana saja, kapanpun 24 jam. Pasti ada penambahan izin yang masuk. Yang tadinya tidak aktif, mereka mau aktif lagi," kata Awaludin di kantor DPMPTSP Kaltim, Jl Basuki Rahmat, Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (6/12/2018).

Saat ini semua proses perizinan wajib berawal dan masuk ke sistem OSS.

Termasuk izin yang sudah kadaluarsa maupun yang masih berjalan juga wajib didaftarkan ke OSS.

"Skala mulai dari mikro, menengah, besar. Pedagang kaki lima juga diregister. Tapi masih dibantu, karena mereka tidak familiar dengan sistem. OSS jadi database tunggal, kecuali tiga jenis usaha yaitu sektor ESDM seperti Migas dan pertambangan, sektor properti keuangan, dan sektor usaha yang di bawah OJK dan Bank Indonesia," ungkap Awaludin.

Baca juga:
Halaman
12
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved