Awas, Ketahuan Merusak Algaka Bisa Dipenjara 6 Bulan Atau Denda Rp 1 Juta

Awas, Ketahuan Merusak Algaka Bisa Dipenjara 6 Bulan Atau Denda Rp 1 Juta

Awas, Ketahuan Merusak Algaka Bisa Dipenjara 6 Bulan Atau Denda Rp 1 Juta
TRIBUN KALTIM / RACHMAD SUJONO
Spanduk caleg memenuhi jalan MT Haryono, Balikpapan. 

Awas, Ketahuan Merusak Algaka Bisa Dipenjara 6 Bulan Atau Denda Rp 1 Juta

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisoner Bawaslu Balikpapan Ahmadi Azis mengaku banyak menerima laporan terkait alat peraga kampanye (APK) caleg yang rusak. Saat ini pihaknya melakukan penyelidikan dan investigasi menanggapi laporan tersebut. APK caleg yang semakin ke sini semakin banyak jumlahnya. Membuat potensi pengrusakan juga tinggi.

"Dapat info dari parpol maupun LO banyak algaka rusak. Kami tak tahu dirusak apakah karena alam. Tapi kami tetap sampaikan parpol, kalau terbukti (ada pengerusakan oleh oknum) itu pidana, bisa dipenjara," tegasnya.

Untuk diketahui, Peraturan Bawaslu Nomor 10 Tahun 2015, Pasal 66 huruf g disebutkan siapa yang melakukan perusakan dan dalam pasal 187 ayat 3, pelaku perusakan mendapat ancaman pidana minimal satu bulan penjara dan maksimal 6 bulan, dengan denda 100 ribu rupiah sampai 1 juta rupiah. "Pengerusakan masuk unsur pidana. Paling banyak di daerah utara (laporan)," tuturnya.

Kepada Tribun Kaltim, pekan depan pihaknya akan merilis daftar pelanggar pemasangan APK peserta Pemilu 2019. "Kami undang parpol maupun stakeholder pemilu lainnya," ucapnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved