Berita Kutai Barat

Pemkab Kubar Terus Berbenah, Menata dan Memelihara Kebersihan Ibukota

Pemkab Kutai Barat (Kubar) semakin berbenah menata dan memelihara kebersihan.

Pemkab Kubar Terus Berbenah, Menata dan Memelihara Kebersihan Ibukota
IST/HUMAS
BERBENAH - Wabup Kubar Edyanto Arkan (kiri pertama) didampingi Asisten 2 Sekkab Kubar Ayonius (kedua kiri) saat memimpin rapat koordinasi tentang kebersihan jalan, di Ruang Koordinasi Lantai III Kantor Setkab Kubar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Pemkab Kutai Barat (Kubar) semakin berbenah menata dan memelihara kebersihan. Salah satunya, menciptakan ruas jalan protokol ibukota Sendawar, menjadi bersih dan indah.

Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan mengatakan, pemerintah akan melakukan beberapa pembenahan pada 2019 ini. Diantaranya, akan merubah sistem pelaksanaan kebersihan. Yakni, menggunakan tenaga kerja harian lepas (TKHL) atau pihak ketiga.

Pada tahun sebelumnya, dikerjakan oleh tenaga kerja kontrak. Karena TKHL ini ada pada dua organisasi perangkat daerah, di lingkungan Pemkab Kubar. Yakni, Dinas PUPR dan Dinas Perkimtan.

Baca: Bupati Serahkan DIPA kepada 11 Satuan Kerja di Kubar, Ini Harapannya

"Maka perlunya harmonisasi kedua Perangkat Daerah tersebut, agar tidak ada tumpang tindih pekerjaan, apabila di lapangan nantinya,"tegas Wabup, pada rapat koordinasi tentang kebersihan jalan, di Ruang Koordinasi Lantai III Kantor Setkab Kubar, beberapa waktu lalu.

Selain itu, perlunya penyesuaian besaran honor yang diberikan kepada TKHL dan didukung alat-alat yang ada pada kedua OPD masing-masing.

"Pemerintah juga berkeinginan mendistribusikan sarana pendukung yang dimiliki oleh dua Perangkat Daerah yang ada. Sehingga tidak ada sarana di dua Perangkat Daerah ini yang berlebihan atau pun kurang,"ucapnya.

Adapun tugas setiap orang TKHL, bertanggungjawab atas pekerjaan yang diberikan. Misalkan, satu orang TKHL membersihkan ruas jalan protokol ibukota dengan panjang sekitar 300 meter. Maka TKHL wajib membersihkannya.

Baca: Pertamina Tutup APMS Petung Kabupaten PPU, Ini Alasannya

"Apabila tidak, TKHL itu dapat mempertanggungjawabkannya dan dapat diminta pertanggungjawabkan secara personal,"tegasnya lagi.

Sehingga output yang diharapkan tidak ada lagi sampah, ranting dan rumput-rumput liar yang tumbuh pinggir badan jalan protokol ibukota maupun berserakan. "Sehingga semua kebersihannya tertata dan terpelihara dengan baik,"ucapnya. (ADV/hms6/NAW).

Penulis: Febriawan
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved