Kebakaran di Samarinda, Masriah dan Keluarganya Tidur di Dermaga Kapal
Akibat kejadian itu, terdapat 8 rumah dan 4 bangsalan 18 pintu yang ludes jadi arang. Sedangkan warga yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 58 jiwa.
Penulis: Christoper Desmawangga |
Kebakaran di Samarinda, Masriah dan Keluarganya Tidur di Dermaga Kapal
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran kembali melanda Kota Samarinda.
Musibah kebakaran terjadi pada Jumat (8/2/2019) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita, saat sebagian besar warga tengah tertidur.
Kejadian kebakaran itu terjadi di jalan KH Mansyur, Gang Kaganangan, RT 32, Loa Bakung, Sungai Kunjang.
Fakta-fakta Pria Mengamuk Banting Motor saat Ditilang, Beredar Video Bakar STNK
Imlek Sudah Berlalu, Tapi Hush Puppies di Pentacity Balikpapan masih Beri Diskon
Bazar Imlek di Matahari Plaza Mulia Samarinda, Ada Diskon hingga 75 persen
Bangunan rumah yang rata-rata terbuat dari kayu, ditambah dengan rapatnya bangunan, membuat api cepat menjalar.
Iwan (30) salah satu warga yang rumahnya ludes terbakar mengaku, api muncul dan membesar dari warung sembako yang terdapat di pinggir jalan.
Saat itu, dirinya sempat mendengar beberapa kali bunyi ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji.
"Kami lagi tidur, saat membuka pintu rumah, api sudah membesar, tidak ada yang sempat kami selamatkan, hanya sempat izajah saja," ucapnya, Jumat (8/2/2019).
Sedangkan Masriah (60), korban lainnya mengaku baru tahu terjadi kebakaran di lingkungan tempat tinggalnya berasal dari teriakan pengendara motor yang melintas di depan rumahnya.
Namun, saat itu api sudah sangat dekat dengan rumah yang ditinggalinya bersama delapan anggota keluarganya.
"Saat terbangun, api sudah di atap rumah. Api cepat menjalar, karena rata-rata di sini rumah kayu," jelasnya.
Ngamuk Ditilang Polisi, Motor Scoopy yang Dirusak Ternyata Milik Sang Pacar, Grab Beri Tawaran Ini
Akses sscasn.bkn.go.id, Ini Syarat, Formasi, dan Panduan Mendaftar PPPK atau P3K 2019
Dirinya pun mengaku bingung bakal tinggal di mana. Saat ini Masriah dan keluarganya tinggal sementara di dermaga UD Rotan Mas yang berada tepat di depan lokasi kebakaran dengan hanya beralaskan terpal.
"Belum tahu lagi mau tinggal di mana, sejak kejadian kami tidur di sini (dermaga), sementara di sini saja dulu," ucapnya.
Akibat kejadian itu, terdapat 8 rumah dan 4 bangsalan 18 pintu yang ludes jadi arang. Sedangkan warga yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 58 jiwa dari 15 kepala keluarga.
Sementara itu, terkait dengan penyebab munculnya api yang mengakibatkan terjadinya kebakaran, Kepolisian dari Polsek Sungai Kunjang masih melakukan penyelidikan.
"Untuk penyebabnya masih kita selidiki, namun untuk asal api sudah kita ketahui dari warung sembako, dan sudah kita pasang garis polisi di bangunan asal api," ucap Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol I Ketut Gede Suardana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/korban-kebakaran-1.jpg)