Minggu, 26 April 2026

Jembatan Mahulu Ditabrak Ponton

Ponton Batu Bara Tabrak Jembatan Mahulu dan Rumah, Dapur Warga Ludes tak Tersisa

Ponton muatan batu bara tabrak rumah warga dan jembatan Mahulu di Samarinda, Kalimantan Timur

TRIBUN KALTIM
INSIDEN SUNGAI MAHAKAM - Ponton bermuatan batu bara menghantam rumah warga dan jembatan Mahulu, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (4/1/2026). (TRIBUN KALTIM) 

Ringkasan Berita:
  • Sebuah kapal ponton bermuatan batu bara menabrak dapur rumah warga di bantaran Sungai Mahakam, Samarinda, Minggu (4/1/2026) dini hari. 
  • Dapur rumah Lukman Dwi Handoko hancur dan perabotan hanyut ke sungai. Insiden terjadi akibat tongkang lepas tali towing dan juga menghantam Jembatan Mahakam Ulu. 
  • Tidak ada korban jiwa, polisi mengamankan ABK untuk pemeriksaan.

TRIBUNKALTIM.CO - Malam yang semula tenang pada Minggu (4/1/2026) berubah menjadi mimpi buruk bagi Lukman Dwi Handoko.

Pria berusia 32 tahun itu tak menyangka, ruang dapur rumahnya raib dalam hitungan detik setelah ditabrak kapal ponton bermuatan batu bara.

Peristiwa terjadi sekira pukul 01.17 Wita, saat Lukman bersama empat anggota keluarganya tengah terlelap.

Dentuman keras tiba-tiba memecah keheningan malam dan membuat seluruh penghuni rumah panik.

Baca juga: Dapur Warga Samarinda Hancur Dihantam Ponton Batu Bara, Lukman: Hanya Dengar Suara Nyaring

“Saya lagi tidur, dengar suara nyaring sekali. Begitu keluar dan lihat ke belakang, dapurnya sudah habis,” ujar Lukman saat ditemui di lokasi kejadian.

Rumah Lukman berada sekitar 500 meter dari Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), tepatnya di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda.

Bangunan rumah memanjang ke arah Sungai Mahakam dengan ukuran sekitar 8 x 4 meter.

Sementara dapur, yang menjorok sekitar 2,5 meter ke arah sungai, didominasi material kayu pada lantai, dinding, dan atap.

Baca juga: PUPR Kaltim Temukan Adanya Kerusakan Pasca Jembatan Mahulu Samarinda Ditabrak Ponton Batubara

Meski tampak kokoh, struktur kayu tersebut tak mampu menahan laju ponton berbahan baja yang kehilangan kendali.

Benturan keras membuat dinding dapur tak bersisa.

Dalam hitungan detik, ruang dapur yang biasa menjadi tempat memasak dan berkumpul keluarga itu hancur menjadi puing-puing dan terseret arus Sungai Mahakam.

“Habis semua, tinggal kosong saja,” tutur Lukman.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jembatan Mahulu Samarinda Rusak Pasca Ditabrak Kapal Ponton Muatan Batubara

Tak hanya bangunan yang rusak, sejumlah harta benda ikut lenyap.

Mesin cuci, kulkas, serta berbagai perabotan rumah tangga jatuh ke sungai bersamaan dengan runtuhnya lantai dapur.

“Barang-barang banyak di dapur. Perabotan rumah tangga, elektronik, semuanya habis jatuh ke sungai,” jelasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved