Pemilu 2019

Slamet Maarif Jadi Tersangka, 4 Fakta Kasus Pelanggaran Kampanye yang Diduga Dilakukan Ketua PA 212

Kasus dugaan pelanggaran kampanye yang menyeret Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif memasuki babak baru.

Slamet Maarif Jadi Tersangka, 4 Fakta Kasus Pelanggaran Kampanye yang Diduga Dilakukan Ketua PA 212
Tribunnews.com/Reza Deni
Slamet Maarif Jadi Tersangka, 4 Fakta Kasus Pelanggaran Kampanye yang Diduga Dilakukan Ketua PA 212 

Slamet Maarif Jadi Tersangka, 4 Fakta Kasus Pelanggaran Kampanye yang Diduga Dilakukan Ketua PA 212 

TRIBUNKALTIM.CO -- Kasus dugaan pelanggaran kampanye yang menyeret Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif memasuki babak baru.

Polresta Solo menetapkan Slamet Maarif sebagau tersangka pada Jumat (7/2/2019).

Slamet Maarif ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan pelanggaran kampanye di luar jadwal saat tablig akbar PA 212 di Gladag pada Minggu (13/1/2019).

Berikut Tribunnews.com merangkum fakta-fakta kasus yang menyeret Slamet Maarif hingga kemudian ia ditetapkan sebagai tersangka:

1. Kronologi

Kasus Slamet Maarif berawal dari laporan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Solo, Her Suprabu pada Senin (14/1/2019) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo. 

Her Suprabu melaporkan Slamet Maarif atas orasinya yang dinilai bernuansa kampanye untuk pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

.
Peserta Tabligh Akbar PA 212 memadati kawasan Gladak, Solo, Minggu (13/1/2019). TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI (Tribunsolo.com/Eka Fitriani)

TKD Jokowi-Ma'ruf Amin juga menyerahkan beberapa foto dan video aksi yang mereka klaim sebagai bukti kepada Bawaslu Surakarta.

Ketua TKD Koalisi Indonesia Kerja Jokowi-Ma'ruf, Surakarta, R Suprabu mengatakan Tabligh Akbar PA 212 tersebut mengandung unsur-unsur kampanye.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved