Sejumlah Komunitas Aksi 'Stop Nyampah', Obyek Wisata Gunung Es di Kubar Bebas dari Sampah

Sejumlah Komunitas Aksi 'Stop Nyampah', Obyek Wisata Gunung Es di Kubar Bebas dari Sampah

Sejumlah Komunitas Aksi 'Stop Nyampah', Obyek Wisata Gunung Es di Kubar Bebas dari Sampah
IST/HUMAS
Beberapa komunitas mengadakan kegiatan 'Stop Nyampah" di tempat obyek wisata Gunung Es. Kegiatan dilakukan di kecamatan Linggang Bigung dan Nyuatan, tepatnya di Kampung Lakan Bilem, Kecamatan Nyuatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Beberapa komunitas mengadakan kegiatan 'Stop Nyampah" di tempat obyek wisata Gunung Es. Kegiatan dilakukan di kecamatan Linggang Bigung dan Nyuatan, tepatnya di Kampung Lakan Bilem, Kecamatan Nyuatan.

Ada sejumlah komunitas pemuda dan pencinta alam dan wisata Kutai Barat ikut ambil bagian dalam kemah yang berlangsung semalam. Komunitas yang bergabung antara lain Slankers, Kelapeh, Kompas, Konservasi BKSDA, mersaap, pemuda sendawar, Pramuka, Pencak silat, Mersaap, Send-jek serta komunitas mobil dan motor ikut ambil bagian pada kegiatan tersebut baru-baru ini.

Yusuf Purnama yang akrab dipanggil Apung selaku pengagas kegiatan dari Komunitas Pencinta Wisata Kabupaten Kubar menuturkan, tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkan dan memotivasi serta menggerakkan masyarakat ikut peduli akan keindahan dan kebersihan lingkungan wisata di Kutai Barat.

VIDEO EKSKLUSIF - Harga di Bawah Rp 1,5 Juta Per Kubik, HPH Enggan Produksi Kayu

Kegiatan komunitas tersebut diawali dengan membersihkan obyek wisata dari sampah. Kemudian dilanjutkan malamnya dengan mengadakan kemah, sekaligus menikmati suasana pada malam hari serta dapat menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

Purnama berharap ke depan dinas terkait atau swadaya masyarakat setempat dapat menyediakan sarana kebersihan seperti bak sampah, juga yang tak kalah penting adalah ketersediaan toilet, bebernya.

Adapun Gunung Es memiliki potensi wisata dengan pemandangan yang indah, seolah-olah kita berada dilokasi tinggi di atas permukaan awan. "Ke depan, perlu dikembangkan dan dipromosikan kembali obyek-obyek wisata, dimana bisa memanfaatkan media sosial dengan baik dan positif," ungkapnya.

Sementara itu, Petinggi Lakan Bilem Yosianus Moja mengaku sangat senang dengan kegiatan yang dilakukan para komunitas-komunitas. Kegiatan tersebut manfaatnya banyak selain menikmati keindahan serta dapat menambah perekonomian warga setempat, menikmati keindahan alam dan kebersihan dapat terjaga.

Tidak kalah penting yakni, dapat mempromosikan obyek wisata Gunung Es agar lebih dikenal lagi ke masyarakat luar.

Seorang Wisatawan Malaysia Tewas, Diduga Alami Dekompresi Saat Menyelam di Pulau Kakaban

Untuk sarana dan prasarana di obyek wisata tersebut Pemerintah Kampung Lakan Bilem secepatnya akan membangun sarana prasarana. Terlebih di area wilayah gunung es ini ada kegiatan paralayang ditempat tersebut. (hms 19)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved