Firmannur Tinggalkan Jabatan Sekkot Tarakan, Jadi ASN Pemprov Kaltara

Kami menunggu saja arahan dari Pak Walikota Tarakan untuk menunjuk siapa pejabat sementara yang menduduki posisi Sekkot

Firmannur Tinggalkan Jabatan Sekkot Tarakan, Jadi ASN Pemprov Kaltara
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Pemkot Tarakan melalui Asisten IV Bidang Administrasi Firmannur menerima kunjungan Atase Angkatan Laut Kedutaan Australia Jakarta yang diwakili Captain Nick Hart, di ruang kerja Walikota Tarakan, bebersps waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Beralihnya Sekkot Tarakan Firmannur sebagai ASN Pemprov Kaltara dibenarkan oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Displin Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkot Tarakan, Muhammad Sa'Auddin. "Yah sejak 1 Maret Sekkot Tarakan pindah ke Pemprov Kaltara. Jadi mulai besok (hari ini), jabatan Sekkot Tarakan kita kosong," ucapnya, Kamis (28/2/2019).

Menurut pria yang akrab disapa Didin ini, ia tidak mengetahui secara pasti alasan Firmarnur pindah sebagai ASN Pemprov Kaltara. Pasalnya proses kepindahan administrasi Sekkot Tarakan Firmannur ke Pemprov Kaltara telah dilakukan beberapa waktu lalu. "Namun kapan dilakukannya proses perpindahan dan alasannya itu saya kurang tahu, karena yang tahu itu di bidang mutasi," katanya.

Didin mengatakan, dengan adanya kekosongan jabatan Sekkot Tarakan, Walikota Tarakan Khairul yang hari ini dilantik harus segera menunjuk pejabat sementara yang layak untuk mengisi jabatan Sekkot Tarakan yang kosong.

"Kami menunggu saja arahan dari Pak Walikota Tarakan untuk menunjuk siapa pejabat sementara yang menduduki posisi Sekkot Tarakan. Sesuai peraturannya, lima hari terjadinya kekosongan jabatan sekkot, harus segera diisi," ujarnya.

Dikatakan Didin, posisi Sekkot ini memiliki peran penting di dalam roda pemerintahan. Saat ditanya siapakah yang pantas menduduki jabatan sementara Sekkot Tarakan, Didin mengatakan, pihaknya tidak mengetahui, karena menunggu usulan dari Walikota Tarakan. "Pak Walikota yang akan menujuk siapa yang pantas, jadi kita tunggu saja keputusan dari beliau," katanya.

Mengenai jabatan struktural yang kosong di Pemkot Tarakan, kata Didin ada 70 orang, terdiri dari pimpinan tinggi pratama, kepala dinas dan kepala bidang. Dari jumlah 70 orang ini ada 12 jabatan pimpinan tinggi pratama, kepala dinas dan badan yang kosong.

Jabatan yang kosong seperti, Sekkot, Asisten III, kepala staf walikota, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved