Terpencil dan Sederhana, Beginilah Rumah yang Ditempati Jenderal Sudirman saat Bermarkas di Pacitan
Terletak di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut, markas Jenderal Sudirman di Pacitan memang cukup terpencil.
TRIBUNKALTIM.CO - Monumen untuk pengingat perjuangan Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman ketika bergerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia ada di banyak tempat.
Hal itu karena Sang Jenderal dan pasukannya selalu berpindah markas ketika bergerilya.
Berbagai daerah seperti Yogyakarta, Ponorogo, Kediri, Trenggalek, dan Tulungagung menjadi bagian dari rute panjang perjuangan gerilya Jenderal Sudirman.
Satu daerah lagi yang menjadi markas terlama Sang Jenderal adalah di Desa Pakis Baru, Pacitan.
Terletak di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut, markas Jenderal Sudirman di Pacitan memang cukup terpencil.
Hal itu memang disengaja agar lokasinya tidak mudah dideteksi oleh pasukan musuh.
Kini di Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, telah didirikan Monumen Jenderal Sudirman untuk mengenang perjuangan Sang Jenderal.
Terdapat patung Jenderal Sudirman setinggi sekitar delapan meter di monumen ini.
Biasa jadi Pakan Ternak, Rumput Ini Terbukti Manjur Atasi Berbagai Penyakit, Cara Mengolahnya Mudah
Partai Demokrat Bilang Semua Kaget Bak Petir di Siang Bolong, Andi Arief Ditangkap Soal Narkoba

Rumah Tinggal Jenderal Sudirman di Pacitan
Sekitar empat kilometer dari monumen, terdapat peninggalan sejarah perjuangan Jenderal Sudirman yang hingga kini masih dijaga keberadaannya.
Peninggalan itu sekilas berupa rumah joglo sederhana.
Akan tetapi, rumah sederhana ini bukanlah sekadar rumah biasa.
Ternyata inilah rumah tinggal Jenderal Sudirman ketika ia dan pasukan Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) bermarkas di Desa Pakis Baru.
Rumah ini dulunya milik seseorang bernama Karsosemito.
Di rumah inilah Jenderal Sudirman tinggal.