Pengemudi Ojek Online Tuntut Kemenhub Naikkan Tarif Rp 3.000 per Kilometer

Tarif yang ditawarkan Kemhub berkisar Rp 2.000 per km bersih hingga Rp 2.800 per km kotor.

Pengemudi Ojek Online Tuntut Kemenhub Naikkan Tarif Rp 3.000 per Kilometer
(KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL)
Aksi protes pengemudi ojek online di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (24/11/2018). 

Pengemudi Ojek Online Tuntut Kemenub Naikkan Tarif Rp 3.000 per Kilometer

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTAKemenhub belum menetapkan berapa tarif ojek online (ojol) yang ditetapkan pemerintah karena masih ada tarik ulur dari sejumlah pemangku kepentingan.

Pengemudi ojek berbasis aplikasi dalam jaringan (Ojol) menuntut agar tarif yang ditetapkan pemerintah untuk ojek online tidak kurang dari Rp 3.000 per kilometer (km).

Hal itu telah disampaikan perwakilan Ojok kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator.

 
Saat ini Kemenhub masih melakukan pembahasan tarif dengan angka di bawah permintaan pengemudi Ojol.

Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan pihaknya menegaskan tarif Ojol sebesar Rp 3.000 per km merupakan harga mati.

"Kita sudah mentok Rp 3.000 kotor, atau Rp 2.400 bersih," ujar Wicaksono , Senin (18/3/2019).

Pengertian kotor dalam tarif tersebut adalah belum termasuk potongan perusahaan aplikasi.

Selama ini, perusahaan aplikasi akan memotong tarif Ojol hingga 20 persen.

Sementara itu Wicaksono menjelaskan, Kemhub menawarkan tarif jauh di bawah permintaan pengemudi.

Tarif yang ditawarkan Kemhub berkisar Rp 2.000 per km bersih hingga Rp 2.800 per km kotor.

"Tarif kita sudah tidak berubah hasil kesepakatan semua Ojol," sebut Igun.

Pembahasan tarif tersebut masih akan terus dilakukan. Wicaksono bilang pada Selasa (19/3/2019) ini pengemudi Ojol akan kembali melakukan pembahasan tarif bersama Kemenhub. 

[Abdul Halim]

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengemudi Ojek Online Ingin Tarif Rp 3.000 Per Kilometer"

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kawanku
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved