Soal Romahurmuziy, KPK Geledah Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur

KPK kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama tahun 2018-2019 yang turut menjerat Romahurmuziy.

Soal Romahurmuziy, KPK Geledah Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi KPK. Seorang Ketua Umum Parpol Dikabarkan ditangkap KPK, Jumat (15/3/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tim penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2018-2019 yang turut menjerat mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy.

Kali ini tim komisi antirasuah melancarkan aksi penggeledahan di Surabaya, lebih tepatnya di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur sejak siang hari.

Berjuang Ajukan Abdoel Moeis Hassan Pahlawan Nasional Pertama asal Kaltim, Semnas Dihelat 24 April

Timnas U-23 Vietnam Miliki 3 Kelemahan yang Bisa Dimanfaatkan Timnas Indonesia

Kisah Ava Warga Kalimantan Barat Nikah Muda dengan Pria Taiwan Berujung Rumah Sakit Jiwa

"Dari lokasi tersebut diamankan sejumlah dokumen terkait seleksi dan pengisian jabatan. Saat ini penggeledahan masih berlangsung," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).

Sebelumnya, Senin (18/03) kemarin tim penyidik KPK melakukan serangkain penggeledahan di beberapa lokasi guna mendalami bukti-bukti relevan terkait perkara ini.

Borneo FC Diliburkan, Diego Michiels Nikmati Harinya di Samarinda

Lokasi itu antara lain ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dari sana tim berhasil menyita barang bukti berupa uang senilai Rp180 juta dan USD30 ribu.

Lalu secara paralel, tim KPK juga menggeledah rumah Romy. Laptop milik Romy pun tak luput dari penyitaan KPK.

Dalam kasus ini, Romy diduga menerima suap senilai Rp300 juta terkait jual beli jabatan di Kemenag. Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin diduga telah menyuap Romy untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. 

Muhammad Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris, mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

Padahal, pihak Kemenag menerima informasi jika nama Haris Hasanuddin tidak diusulkan ke Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin lantaran Haris diduga pernah mendapatkan hukuman disiplin.

Namun, demi memuluskan proses seleksi jabatan tersebut, diduga terjadi komunikasi antara ‎Muafaq dan Haris yang menghubungi  Romy untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. 

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved