Berikan Kontribusi Rp 44,2 Triliun, CEO Gojek Bikin Luhut Binsar Pandjaitan Kehabisan Kata-kata
"Saya datang ke Go-Jek ini betul-betul karena ini karya anak bangsa, kita dukung," ujarnya sambil garuk-garuk kepala.
Berikan Kontribusi Rp 44,2 Triliun, CEO Gojek Bikin Luhut Pandjaitan Kehabisan Kata-kata
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ada pemandangan tak lazim saat Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri acara konferensi pers perusahaan penyedia jasa ride-hailing, Go-Jek.
Luhut bak kehabisan kata-kata saat duduk bersama Founder sekaligus CEO Go-Jek, Nadiem Makarim di Jakarta, Kamis (11/4/2019).
Mantan komandan Satgas Tempur Khusus Kopassus di Timor Timur itu kesulitan menggambarkan sosok Nadiem karena telah memberikan banyak hal positif kepada Indonesia di usia 34 tahun.
"Saya datang ke Go-Jek ini betul-betul karena ini karya anak bangsa, kita dukung," ujarnya sambil garuk-garuk kepala.
"Go-Jek sudah hebat, paten banget Rp 44,2 triliun, saya garuk-garuk kepala aja ini. Ini si Nadiem anak kecil..., " sambung dia yang disambut gelak tawa.
Berdasarkan riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Go-Jek disebut memberikan kontribusi sebesar Rp 44,2 triliun untuk perekonomian Indonesia selama 2018.
Bagi Luhut angka itu sangatlah besar. Apalagi ratusan ribu UMKM juga tergabung menjadi mitra Go-Food sehingga penghasilannya melonjak.
Di usia muda kata Luhut, ia sibuk membawa ransel tentara di Timor Timur. Melihat apa yang sudah diakukan Nadiem dengan GGo-Jek, ia merasa inferior.
"Anda bisa bayangin dia sehebat ini, saya jadi kecil rasanya," kata Luhut. Sementara itu Nadiem mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran Luhut di acara konferensi pers Go-Jek.
[Yoga Sukmana]
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat CEO Go-Jek Bikin Luhut Kehabisan Kata-kata...",