5 Fakta Bos BUMN Tewas Usai Berhubungan di Hotel, Si Wanita Sempat Terlihat Berupaya Menolong

Terungkap sejumlah fakta tentang kasus bos sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tewas setelah berhubungan suami istri dengan seorang wanita di hotel

Editor: Doan Pardede
bbc
Ilustrasi mayat 

TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap sejumlah fakta tentang kasus bos sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tewas setelah berhubungan intim dengan seorang wanita di hotel.

Fakta tentang tewasnya bos BUMN usai berhubungan intim ini terungkap setelah Polsek Biringkanaya dan Satreskrim Polrestabes Makassar menyelidiki rekaman CCTV hotel

1. si wanita terlihat berupaya menolong

Dalam video rekaman CCTV itu terlihat si wanita berusaha menolong bos BUMN itu yang ambruk di lorong hotel, namun kabur setelah mengetahui korban makin parah hingga akhirnya tewas.

Seperti diberitakan Tribun Timur (grup Surya.co.id), diduga setelah berhubungan suami istri dengan seorang wanita, seorang eksekutif BUMN bidang pelayaran meninggal di lorong depan kamar hotel berbintang, di Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/4/2019) lalu.

Identitas bos BUMN itu bernama Marthin MTB (46) adalah Kepala PT Pelni Cabang Nabire, di Kabupaten Nabire Papua.

PT Pelni merupakan BUMN bidang pelayaran.

3. Kronologi kejadian

Sebelumnya, Marthin Mathius Tambunan Baruara transit di Makassar dari Nabire.

Dia hendak ke Jakarta untuk urusan dinas.

Namun saat transit, MTB diduga mem-booking seorang cewek seksi untuk berhubungan intim di kamar hotel di Biringkanaya.

Dugaan mem-booking cewek ini didasari pada korban yang sempat terlihat jalan bareng dengan wanita bepenampilan seksi menuju kamar tidur.

Dalam rekaman CCTV, korban tampak berjalan di lorong hotel dalam kondisi oleng, lalu tiba-tiba terjatuh, dan kemudian bersandar di dinding lorong.

VIRAL VIDEO Detik-detik Bos BUMN dan Cewek Seksi Ngamar Ditemukan Tewas
VIRAL VIDEO Detik-detik Bos BUMN dan Cewek Seksi Ngamar Ditemukan Tewas (TRIBUN TIMUR.)

Seorang wanita berpenampilan seksi tiba-tiba muncul dari kamar dan tampak panik.

Dia terlihat seperti berusaha menolong pria paruh baya itu dan tak lama kemudian pergi entah ke mana.

Menurut petugas hotel, sebagaimana keterangan disampaikan polisi, wanita tersebut berasal dari kamar korban.

"Si perempuan itu kan teman kamarnya. Jelas terekam kamera CCTV hotel. Dia ke arah korban, tapi setelah itu dia melarikan diri tinggalkan korban," kata Kasatreskrim Polrestabes Makassat, AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi terkait kasus ini, di Mapolrestabes, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Makassar, Selasa (30/4/2019) sore.

Korban kemudian ditemukan tak bernyawa di lantai 7 sekitar Minggu malam dalam posisi tengkurap dan mulut mengeluarkan busa.

Kepada Tribun-Timur.com (grup Surya.co.id), polisi menayangkan ulang rekaman CCTV tersebut.

3. Ditemukan Kondom bekas

Di dalam kamar, polisi dari Polsek Biringkanaya dan Satreskrim Polrestabes Makassar menemukan alat kontrasepsi bekas berupa kondom.

Polisi sudah memastikan bos BUMN dan cewek seksi itu sempat berhubungan intim dari bukti kondom bekas tersebut.

4. Tak Mau Diotopsi

Guna menyelidiki penyebab kematian MTB, polisi sempat hendak melakukan otopsi, namun keluarga menolak.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung untuk dimakamkan.

"Korban sudah dibawa ke kampungnya, pihak keluarga korban juga menolak agar tidak diotopsi," kata AKBP Indratmoko.

Polisi kini sedang memburu wanita teman sekamar MTB.

Pria Tewas Saat Berhubungan suami istri, Diduga Kena Serangan Jantung

Sebelumnya, seorang pria tewas saat berhubungan intim dengan kekasihnya di De Abian Villa, Jalan Danau Tempe Nomor 37, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, Sabtu (30/3/2019).

Pria bernama I Ketut Suarta (51) itu tewas saat berhubungan badan dengan pacarnya, Rusmayanti Cahyani (27) di kamar yang disewanya.

Dilansir dari Tribun Bali dalam artikel 'Pria Asal Klungkung Ditemukan Tak Bernyawa di Danau Tempe, Rusmayanti: Baru Goyang 2 Menit', korban ditemukan di atas tempat tidur dalam keadaan tanpa busana.

Kasus tewasnya pria asal Klungkung tersebut langsung ditindak lanjuti Polsek Denpasar Selatan setelah mendapat laporan warga.

"Benar, yang bersangkutan meninggal saat berhubungan sama pacarnya," ujar Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya.

Tim Inafis Polresta Denpasar yang memeriksa tubuh korban tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Suarta.

Diduga korban meninggal dunia karena mengalami serangan jantung.

Pasalnya kondisi korban langsung lemas setelah berhubungan badandengan Rusmayanti.

"Ada indikasi jantung karena langsung lemes dan berbuih. Dari keterangan pacarnya baru naik goyang 2 menit langsung lemes dan ngorok keras," tambahnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi pihak kepolisian ke RSUP Sanglah Denpasar.

Berikut video kronologinya:

Serangan Jantung Saat Berhubungan suami istri, Mungkinkah?

Dilansir dari laman Hello Sehat, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American Medical Association, berhubungan suami istri memang dapat memicu serangan jantung, namun dengan kemungkinan yang sangat rendah.

Hanya ada kurang dari 1% serangan jantung yang disebabkan karena berhubungan intim.

Bandingkan dengan aktivitas yang menggunakan tenaga fisik berat, yang menjadi penyebab 5% total serangan jantung, atau kemarahan yang menyebabkan sebanyak 3% serangan.

Penelitian ini juga menyebutkan bahwa risiko serangan jantung setelah berhubungan suami istri akan meningkat pada orang yang tidak pernah melakukan olahraga teratur.

Serangan jantung setelah berhubungan intim pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung adalah dua banding sejuta, sedangkan untuk orang yang sebelumnya pernah mengalami serangan jantung adalah 20 banding sejuta, dengan rata-rata umur 50 tahun.

Jika dihitung dengan METs atau metabolic equivalents, yaitu standar satuan yang digunakan untuk memperkirakan jumlah oksigen yang digunakan oleh tubuh selama aktivitas, hubungan suami istri hanya membutuhkan 2 sampai 3 METs.

Angka ini sama dengan angka yang akan didapat jika Anda berjalan pelan.

Angkanya akan meningkat menjadi 3 sampai 4 METs saat Anda mencapai orgasme, sama halnya seperti Anda sedang menaiki tangga.

Jadi sangat kecil kemungkinan Anda terkena serangan jantung karena berhubungan suami istri

Penelitian yang dilakukan oleh Karolinka Institut di Stockholm, Swedia, menyebutkan bahwa serangan jantung setelah melakukan hubungan suami istri relatif sangat kecil meskipun kemungkinannya memang meningkat pada orang yang tidak pernah melakukan olahraga teratur.

Hasil ini ditemukan setelah mewawancarai 650 orang pria dengan umur rata-rata 45 dan 60 tahun yang mendapatkan serangan jantung untuk pertama kali.

Jangan sungkan untuk mengkonsultasikannya dengan dokter Anda apabila Anda adalah pasien penyakit jantung. 

Dari sana Anda akan mengetahui risiko fatal yang meningkatkan serangan jantung Anda.

Lakukan pengobatan secara teratur untuk rehabilitasi jantung Anda.

Latihan fisik ringan teratur juga dapat mengurangi risiko serangan jantung yang disebabkan oleh berhubungan intim.

Untuk meminimalisir risiko serangan, ada baiknya ikuti petunjuk dokter untuk Anda yang rentan serangan.

Ingat, kemungkinan serangan jantung pada saat atau setelah berhubungan relatif sangat kecil.

Anda yang masih memiliki semangat tentu tidak sulit untuk olahraga teratur

Hal sederhana ini sangat bermanfaat untuk Anda.

Baca Juga :

TERPOPULER Inilah 5 Kasus Prostitusi Online yang Pernah Gegerkan Kaltim dan Kaltara

Jane Shalimar Enggan Temui Vanessa Angel, 'Sudah Cukup Sakit Hati Saya'

Soal Aksi Sweeping THM Selama Ramadhan, Begini Arahan MUI Samarinda

Razia Gabungan Aparat Sasar THM di Sangatta, Lokasi Balap Liar dan Warnet juga Ikut Diawasi Polisi

Jelang Tahun Baru Aparat Obok-obok THM di Balikpapan, 4 Orang Positif Narkoba!

Likes dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube Channel

 

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul 4 Fakta Bos BUMN Tewas Usai hubungan suami istri dengan Cewek di Hotel, Polisi Temukan Kondom Bekas

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved