Sesama Kader Gerindra, Arief Pouyono dan Ahmad Muzani Beda Pendapat Soal Pemulangan Rizieq Shihab
Beda sikap antara sesama kader Gerindra, Arief Poyuono dan Ahmad Muzani, soal pemulangan Habib Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi
TRIBUNKALTIM.CO - Sesama Kader Gerindra, Arief Poyuono dan Ahmad Muzani Beda Pendapat Soal Pemulangan Rizieq Shihab.
Diketahui, informasi mengenai pemulangan Habib Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo Subianto, dilontarkan Ahmad Muzani, Sekjend Partai Gerindra.
Diberitakan, pemerintah Indonesia membantu kepulangan Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019 pertama kali diungkapkan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
Ia membenarkan pihaknya mengajukan hal itu ke Presiden Jokowi.
Tidak hanya pemulangan Rizieq Shihab, Prabowo Subianto juga meminta pemerintah membebaskan sejumlah tokoh pendukung yang ditangkap karena terjerat kasus hukum.
"Ya keseluruhan (pemulangan Rizieq), bukan hanya itu.
Tapi keseluruhan bukan hanya itu.
Kemarin kan banyak ditahan ratusan orang.
Lagi diproses-proses.
Ya segala macamlah ya," ujar Ahmad Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2019).
Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono membantah partainya meminta pemerintah membantu kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Indonesia sebagai syarat rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto.
"Permintaan (kepada pemerintah) supaya Habib Rizieq Shihab bisa kembali ke Indonesia, kata siapa?
Kan bukan keputusan partai Gerindra," ujar Arief Poyuono saat dijumpai di Jakarta, Jumat (12/7/2019), sebagaimana dikutip Kompas.com dari Antara.
Arief Poyuono mengakui, informasi tersebut sudah beredar luas di masyarakat.
Bahkan, ia juga mendengar bahwa penghapusan perkara hukum pada Rizieq Shihab juga menjadi salah satu syarat rekonsiliasi Jokowi-Prabowo.