Sesama Kader Gerindra, Arief Pouyono dan Ahmad Muzani Beda Pendapat Soal Pemulangan Rizieq Shihab

Beda sikap antara sesama kader Gerindra, Arief Poyuono dan Ahmad Muzani, soal pemulangan Habib Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab berorasi di atas atap mobil saat unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/6/2015). 

Namun, sekali lagi ia mengingatkan bahwa hal tersebut bukanlah keputusan resmi Gerindra.

Menurut Arief Poyuono, informasi serupa juga ada yang dilontarkan oleh segelintir kader Gerindra dan simpatisan.

"Rekonsiliasi dengan syarat Habib Rizieq Shihab dikembalikan atau dihapus permasalahan hukumnya itu sama sekali belum ada pembicaraan dalam Partai Gerindra ya.

Mungkin itu baru semacam kata-kata saja dari para kader Gerindra dan simpatisan dengan Habib Rizieq Shihab," ujar Arief.

Apabila syarat tersebut diucapkan oleh kader partai politik di luar Gerindra, Arief Poyuono sekaligus mengingatkan bahwa koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019 sudah dibubarkan.

"BPN adil makmur kan sudah bubar. Artinya parpol berjalan sendiri-sendiri.

Hanya usulan yang nantinya kalau terjadi silaturahim, namun belum ada pada tataran strategis di internal partai (Gerindra)," tambah dia.

Waketum Gerindra Arief Poyuono dan Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2007
Waketum Gerindra Arief Poyuono dan Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2007 (Kompas Image dan capture Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2007)

Ajakan Rekonsiliasi Tak Direspon Baik

Prabowo Subianto dan Habib Rizieq Shihab Diduga Punya Perjanjian, Jokowi Jadi Sulit Rekonsiliasi.

Diketahui, beberapa pihak meminta Presiden Jokowi memulangkan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi, sebagai syarat rekonsiliasi dengan Prabowo Subianto.

Permintaan inilah yang membuat rekonsiliasi pasca-putusan Mahkamah Konstitusi, antara Jokowi dan Prabowo Subianto batal terwujud.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf menduga ada perjanjian atau deal khusus antara Prabowo Subianto dan Rizieq Shihab, hingga meminta pemerintah memulangkan Imam Besar FPI itu sebagai syarat rekonsiliasi.

Dilansir dari Tribunnews.com, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan, Presiden Jokowi telah menyampaikan kesediaannya bertemu Prabowo Subianto.

Namun Arya mengatakan, sejauh ini kubu tidak direspon dengan baik.

"Pak Jokowi kan (bilang), ayo dimana? Kapan? Tempat terserah?

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved