Virus Corona di Bukungan

Pasca Seorang Tenaga Kesehatan di PKM Tanjung Selor Positif Corona, 15 Kontak Erat Dikarantina

Tracing kontak dilakukan, pasca seorang tenaga kesehatan di PKM Tanjung Selor dinyatakan positif covid-19 atau Virus Corona.

Penulis: Amiruddin | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Tracing kontak dilakukan, pasca seorang tenaga kesehatan di PKM Tanjung Selor dinyatakan positif covid-19 atau Virus Corona. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, Kalimantan Utara dr Imam Sudjono, mengatakan, tracing kontak atau pelacakan kontak erat telah dilakukan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tanjung Selor.

Tracing kontak dilakukan, pasca seorang tenaga kesehatan di PKM Tanjung Selor dinyatakan positif covid-19 atau Virus Corona.

Tenaga kesehatan yang dimaksud inisial RMS (42), warga Tanjung Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Sehari-harinya, RMS bertugas di bagian medical record (MR), di PKM yang letaknya di Jl Mangga III, Tanjung Selor itu.

Baca Juga

Kisah Pilu dari Madura, Ayah, Ibu & Adik Dokter Anang Meninggal karena Corona, Kini Anang Menyusul

Keyakinan Jerinx Virus Corona Adalah Konspirasi dan Persoalan Bisnis Makin Kuat Setelah Lihat Ini

Gojek Dikabarkan Bakal PHK Banyak Karyawan di Era Pandemi Virus Corona, Begini Penjelasan Perusahaan

"Sudah kita lakukan tracing kontak, untuk mencegah penularan dengan kontak erat pasien positif tersebut.

Yang satu ruangan dikarantina, termasuk keluarganya juga turut ditracing," kata Imam Sudjono, kepada TribunKaltim.co, Rabu (24/6/2020) siang.

Saat ini kata dia, RMS tengah menjalani isolasi di RSD Soemarno Sosroatmodjo, Jl Cendrawasih, Tanjung Selor.

Secara umum RMS dalam kondisi baik, dan tergolong pasien tanpa gejala covid-19.

Kontak Erat Dikarantina

Terpisah, Humas Dinas Kesehatan Bulungan, dr Heriyadi Suranta, mengatakan telah dilakukan pemeriksaan rapid test, terhadap petugas kesehatan lainnya atau kontak erat RMS.

Jumlahnya kata dia, sekitar 80 orang lebih yang dirapid test atau tes cepat, guna mendeteksi dini kemungkinan adanya kontak erat yang tertular covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved