TOPIK
Kapal Tenggelam
-
Tim Basarnas Balikpapan memulai pencarian korban dari Desa Saliki, Kutai Kartanegara. Dengan menerjunkan 1 tim SAR, menggunakan Rubber Boat.
-
Selebihnya penumpang yang lain memilih menempati bagian depan dan belakang kapal. Bahkan ada duduk di atas atau atap kamar kapal.
-
Sebenarnya berdasarkan data tim SAR gabungan, masih ada satu korban yang diduga hilang.
-
"Bukan kapal Vera. Tidak benar," tuturnya di Dermaga nelayan Desa Lori, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Paser.
-
Paling banyak, kata Kasat Polair Paser Heru menjelaskan, ditemukan oleh para nelayan. Kondisi tubuh sudah membusuk dan menggelembung.
-
"Dia ini sahabatnya anak saya, sudah saya anggap anak," tuturnya.
-
Kendati demikian, kondisi korban masih utuh dan bisa diidentifikasi identitasnya.
-
"Penumpang kapal sebanyak 48 orang dengan rincian sebagai berikut laki-laki 21 orang dan perempuan 27 orang," ujar Kolonel Inf Andi Gunawan.
-
"Kita pusatkan pencarian hingga 0,5 mill dari titik koordinat kejadian," kata Humas Basarnas Balikpapan, Tri Nurcahyo.
-
Kepala Kamar Mesin (KKM) KN Wisanggeni Setyo Marianto Amd menjelaskan, mereka menyiapkan sekitar 30.000 liter solar.
-
"Nakhoda kapal selamat. Berhasil dari bahaya. Nakhoda sekarang sedang kami periksa lebih lanjut," tutur Kasat Polair Paser.
-
Hingga saat ini korban yang dinyatakan meninggal dunia, total berjumlah lima orang.
-
Mereka yang ikut merapat ialah Polair dari Paser dan Kota Balikpapan. Tujuan merapat ke KN Wisanggeni tempat ini dijadikan pangkalan utama.
-
Saat ini, tepat pukul 12.40 Wita KN Wisanggeni telah memasuki kawasan Teluk Apar, kemudian berencana menurunkan jangkar di tengah perairan.
-
Dia menjelaskan, keberadaan kapal kayu yang mengangkut puluhan orang tidak tenggelam di tengah perairan laut.
-
Nakhoda KN Wisanggeni Kapten Hassanuddin menuturkan, berdasarkan laporan terbaru yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Paser.
-
Untuk pencarian korban, Basarnas mengandalkan Kapal Negara (KN) Wisanggeni.
-
KN Wisanggeni Basarnas Kota Balikpapan masih kesulitan mencari bangkai kapal nelayan Panggai yang tenggelam di perairan Tanjung Harapan.
-
Korban meninggal bernama Mardiana, Hapsah dan Umi Kalsum, perempuan semua. Mereka tercatat sebagai warga Desa Damit, Kecamatan Pasir Belengkong.
-
Beredar kabar, sebuah kapal rombongan pengantin dari pelabuhan lori dengan tujuan Tanjung Aru tenggelam di tengah perjalanan.
-
Octavianto mengaku baru mendapatkan laporan mengenai tenggelamnya kapal milik Husin (50), Kamis (10/3/2016) pagi.
-
"Kapal kami, Deep Orion sedang dalam perjalanan dari Malaysia menuju Indonesia. Di tengah perjalanan kru melihat ada 5 orang mengapung di lautan
-
Hujan terus turun ditambah ombak setinggi 4 meter membuat lubang yang awalnya kecil makin membesar.
-
Kapal tradisional tujuan Long Bangun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, karam di perairan Sungai Mahakam.
-
Kapal penumpang Batuah DC 2 tenggelam di perairan Sungai Mahakam di Desa Segihan RT 09, Kecamatan Sebula, Kabupaten Kutai Kartanegara.
-
Polair Polda Kaltim masih belum bisa memastikan kebenaran informasi tentang tenggelamnya KM Taruna Makmur di perairan Tanjung Santan, Bontang.
-
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Nusantara, Parepare, Sulawesi Selatan belum mendata keberadaan KM Taruna Makmur.
-
Informasi mengenai tenggelamnya kapal penumpang KM Taruna Makmur di Teluk Tanjung Santan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, masih simpang siur.
-
Informasi kecelakaan transportasi air kapal penumpang KM Taruna Makmur beredar hingga ke Berau
-
KM Taruna Makmur yang membawa penumpang 197 orang, dikabarkan tenggelam di sekitar perairan Tanjung Santan, Bontang-Kutai Timur, Provinsi Kaltim.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved