Stadion Sepakbola Balikpapan
90 Persen Lahan Lapangan Belum Bebas
Pihak pemilik lahan menginginkan harga sekitar Rp 200 hingga Rp 500 ribu per meter.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Prijono Demo mengaku terkejut karena lahan untuk pembangunan lapangan sepakbola tersebut 90 persen masih belum terbebaskan. Bahkan hampir dua pertiga luas areal pembangunan stadion tersebut stastus lahannya belum terbebaskan.
"Kami terkejut, karena lapangan yang akan dibangun ternyata hampir 90 persen masih belum terbebaskan," ujar Prijono
Lambatnya pembangunan stadion tersebut dikarenakan terkendala pembebasan lahan dengan warga pemilik lahan. Pihak pemilik lahan menginginkan harga sekitar Rp 200 hingga Rp 500 ribu per meter, sedangkan harga tanah sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) berkisar Rp 64 ribu.
Kondisi tersebut menurut Prijono juga memprihatinkan. Karena jika dibiarkan berlarut-larut maka stadion yang rencana berkapasitas 40 ribu penonton tersebut akan semakin lama rampungnya, bahkan stadion tersebut juga termasuk tiga megaproyek yang digagas Walikota Balikpapan Imdaad Hamid.
"Harusnya Bagian Perlengkapan itu lebih aktif untuk melakukan pendekatan dengan warga pemilik tanah sehingga proses pembebasan lahan bisa segera terealisasi," tutur Prijono