Menjelang Ramadhan
Warga Balikpapan Ziarah ke Tempat Pemakaman Umum
Warga yang melakukan ziarah adalah keluarga atau kerabat dekat dengan tujuan mendoakan dan membersihkan makamnya.

Umumnya mereka yang melakukan ziarah adalah keluarga atau kerabat dekat dengan tujuan mendoakan dan membersihkan makamnya.
Bagi sebagian orang ziarah ke tempat pemakaman sebelum ramadhan sudah menjadi semacam acara wajib, sehingga merasa ada yang kurang jika ditinggalkan. "Memang sudah jadi tradisi mas tiap bulan ramadhan mendoakan orang yang sudah almrhum," kata Joko warga sekita TPU.
Makam-makam yang tidak jarang dikunjungi dan dirawat oleh keluarganya tampak sangat tidak terawat. Selain kotor dan ditumbuhi tumbuhan liar, nama pada batu nisan juga sering kali tidak terbaca.
Beberapa warga bahkan tampak kebingungan mencari makam kerabatnya karena bentuknya sudah berubah, beberapa batu nisan juga sudah tak terlihat lagi namanya. "Saya lagi nyari makam orang tua saya mas, tapi saya lupa tempatnya dimana, apalagi tempatnya padat begini," ujar Muslimin yang berziaran di TPU Km.0,5 Balikpapan.
Sementara warga lainya terlihat sibuk membersihkan makam orang terdekatnya, sebagian lagi terlihat membaca doa. "Iya habis doa buat almarhum anak saya," ujar Santoso. Dirinya juga sempat mengalami hal yang sama seperti Muslimin. "Tadi sempat bingung juga, makamnya sudah padat, terpaksa melangkahi makam orang lain," ungkapnya.
Warga berharap pemerintah bisa memperhatikan pemakaman umum yang tak terawat. "Mungkin kalau dipugar susah ya, banyak yang keberatan mungkin, yah minimal dibersihkanlah.." pinta Rahma yang mengunjungi makam suaminya.