Film "Surat Kecil untuk Tuhan" Terlaris
Tidak seperti tiga tahun terakhir, belum satupun film nasional di 2011 yang mampu mendatangkan sejuta penonton.
Film Surat Kecil untuk Tuhan terinspirasi dari kisah nyata tentang seorang gadis yang berjuang melawan penyakit Rhabdomyosarcoma (kanker jaringan lunak). Naskah cerita ditulis Beby Hasibuan didasarkan pada novel berjudul sama karya Agnes Danovar. Raihan Surat Kecil Untuk Tuhan jauh lebih besar dibandingkan film-film yang diprediksi meledak sebelumnya.
Sebut saja Catatan Harian Si Boy (450.000 penonton) dan Di Bawah Lindungan Ka'bah (434.056). Meski judul terakhir masih beredar luas di bioskop nasional. Bahkan, Catatan Harian Si Boy dan Di Bawah Lindungan Ka'bah masih berada di bawah pencapaian Arwah Goyang Karawang dengan 727.540 penonton.
Pada i 2010, Sang Pencerah meraih 1.206.000 penonton diikuti dengan Dalam Mihrab Cinta (623.105), dan 18+: True Love Never Dies (512.973). Sedangkan di 2009, Ketika Cinta Bertasbih mendatangkan 3.100.906 penonton. Kemudian diikuti sekuelnya, Ketika Cinta Bertasbih 2 (2.003.121) dan Sang Pemimpi (1.742.242).
Namun selama lima tahun terakhir, catatan penonton terbanyak masih dipegang Laskar Pelangi. Karya besutan Riri Riza yang diproduksi 2008 disaksikan 4.606.785 penonton. Film yang diangkat dari tetralogi novel karya Andrea Hirata ini berhasil mengalahkan Ayat-ayat Cinta yang meraup 3.581.947 penonton.
Dengan tiga bulan waktu tersisa, rasanya cukup sulit bagi film-film yang diproduksi 2011 untuk menyentuh sejuta penonton. Patut dinanti sepak terjang sejumlah film terbaru seperti Tendangan dari Langit (438.467) dan Get Married 3 (410.354) yang masih terus beredar.
Minggu ini, dua film nasional baru beredar di bioskop. Ada Tarung (City of Darkness) yang bergenre action. Serta film drama Masih Bukan Cinta Biasa yang merupakan sekuel dari Bukan Cinta Biasa. (*)