Kamis, 9 April 2026

Said Amin: Apakah PU Mau Mobil Gubernur Terperosok di Lumpur?

Kondisi di lapangan sangat berbanding terbalik. Keseriusan kontraktor menyelesaikan proyek menjadi tanda tanya besar.

Penulis: Doan E Pardede | Editor: Fransina Luhukay
zoom-inlihat foto Said Amin: Apakah PU Mau Mobil Gubernur Terperosok di Lumpur?
tribun kaltim/doan pardede
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Jl Rapak Indah khususnya RT 36, Kelurahan Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang semakin memprihatinkan.

Seperti di titik pembangunan gorong - gorong di depan gang H Bakran yang berjarak sekitar 300 meter dari  Pondok Pesantren Nabil Husein yang didirikan oleh HM Said Amin SH salah satu tokoh pemuda yang sangat berpengaruh, pria yang kini menjabat sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila Kaltim.

Menanggapi hal ini, HM Said Amin, mengatakan bahwa sesuai konfirmasi yang dilakukan pihaknya ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim beberapa saat lalu didapat kepastian bahwa pembangunan gorong - gorong akan berakhir tanggal 30 November 2012 ini. Namun, kondisi di lapangan dan janji tersebut sangat berbanding terbalik. Keseriusan kontraktor menyelesaikan proyek menjadi tanda tanya besar.

"Kita pernah koordinasikan dengan PU dan diberikan penjelasan bahwa tanggal 30 November selesai perbaikan. Tapi sampai sekarang kenapa tidak ada realisasinya. Tapi kenapa belum ada kelihatan tanda - tanda penyelesaiannya. Pekerjaaannya tidak ada kelihatan. Kita minta agar PU Kaltim supaya memberikan perhatiannya dalam hal ini,' kata Said Amin kepada Tribunkaltim.co.id, Kamis (21/11/2012).

Apalagi menurut Said, pada tanggal 12 Desember mendatang akan ada moment penting yakni peresmian Panti Jompo dan Panti Asuhan Anak Yatim di depan Pondok Pesantren Nabiel Husein Jl Jakarta Loa Bakung pada 12 Desember 2012 mendatang oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek. Dan bukan hanya pejabat, tokoh - tokoh pemuda se-Indonesia dari dalam dan luar Kaltim akan menghadiri acara peresmian panti yang ketika peletakan batu pertama di tahun 2009 dihadiri oleh  Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) kala itu Letjen TNI George Toisutta.  Dan seperti diketahui, Jl Rapak Indah tersebutlah yang bakal dilalui tamu - tamu penting tersebut.


"Kalau jalan itu belum selesai, gubernur  dan semua undangan yang mau lewat bakal susah. Kita minta tolong, bagi siapa yang mendapatkan pekerjaan itu dari Dinas PU supaya  diprioritaskan untuk perbaikan jalan itu, sekali ini," kata Said.


Pantauan tribunkaltim.co.id di lokasi tepatnya di titik pembangunan depan gang H Bakran Rt 36, untuk pemasangan gorong-gorong kontraktor pelaksana menutup salah satu jalur. Jadi, mobil dan sepeda motor yang melintas, baik dari Jl Teuku Umar atau Jl Jakarta terpaksa melintas bergantian.

Bila arus lalu lintas padat, kondisi itu semakin parah, karena selain mobil dan motor kendaraan berat serta truk lain juga melintas di situ. Seperti pemandangan Kamis (22/11/2012) siang kemarin, sebuah truk berukuran besar ban belakangnya terperosok masuk ke tepi parit yang tanahnya tidak sanggup menahan berat beban, tepat di atas gorong - gorong. Hal seperti memang sangat mungkin terjadi dikarenakan tanah hanya ditumpuk seadanya.


"Apa PU mau mobil gubernur masuk seperti ini. Kalau sampai masuk bisa kacau kita," tegas Said.

Selain  macet, bila turun hujan, lokasi ini akan sangat membahayakan pengendara terutama sepeda motor. Batu - batu besar yang diletakkan diatas gorong - gorong akan menjadi sangat licin bila terkena air dan lumpur.

Bahkan, ketika hujan tidak deras saja, beberapa rumah di sekitar pembangunan gorong - gorong sudah kemasukan air. Bagi pengebndara, selain ikut terjebak macet, pengendara motor juga rawan terjatuh. Soalnya di genangan air yang diperbaiki tersebut lubangnya cukup dalam.

Hal yang sama juga terlihat dijalan yang sama sekitar 200 meter arah Samarinda Kota. Diatas gorong - gorong yang sudah selesai dibangun ditutup dengan batu padas besar. Namun, sama saja, bila hujan turun maka permukaan batu - batu akan menjadi sangat licin dan membahayakan pengendara sepeda motor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved