Minggu, 26 April 2026

Aksi Solidaritas Andrie Yunus

Unjuk Rasa di Markas Korem 091/ASN Samarinda Memanas, Massa Goyang Pagar dan Bakar Ban 

Situasi di depan Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda mulai memanas

Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS SALMON
UNJUK RASA MEMANAS - Situasi demo di depan Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur mulai memanas pada Rabu (8/4/2026) sore. Masa aksi paksa untuk masuk Markas Militer dengan lompat pagar. Massa aksi ditemui langsung oleh Dandim 0901/Samarinda, Kolonel Inf Arif Hermad, didampingi Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Situasi di depan Markas Korem 091/ASN (Aji Surya Natakesuma), Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur memanas pada Rabu (8/4/2026) sore. 

Puluhan massa dari Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) terlibat ketegangan dengan aparat keamanan setelah tuntutan mereka untuk berdialog di dalam markas ditolak.

Massa aksi yang membawa sejumlah spanduk bertuliskan "Stop Omon-Omon Ungkap Dalang Teror Air Keras" dan "Bukannya Bangun Pendidikan Malah Bangun Batalion."

Baca juga: BREAKING NEWS: Markas Korem 091/ASN Dijaga Ketat Polisi Jelang Aksi Solidaritas untuk Andrie Yunus

Pantauan TribunKaltim.co di lokasi unjuk rasa, massa terus mendorong serta menggoyangkan pagar utama Korem.

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.

20260408_Unjuk Rasa Mulai Memanas di Samarinda
UNJUK RASA MEMANAS - Situasi demo di depan Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur mulai memanas pada Rabu (8/4/2026) sore. Masa aksi bawa poster tulisan aspirasi dan berusaha paksa untuk masuk Markas Militer dengan lompat pagar. Massa aksi ditemui langsung oleh Dandim 0901/Samarinda, Kolonel Inf Arif Hermad, didampingi Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar.

Humas Aliansi Geram, Rian, menegaskan bahwa massa menolak berdialog di jalanan.

"Kami ingin masuk dan berdialog di dalam," tegasnya di tengah kerumunan massa.

Aksi ini sempat diwarnai dengan pembakaran ban bekas tepat di depan pintu gerbang sebagai simbol kekecewaan.

Meskipun situasi memanas, arus lalu-lintas di Jalan Gajah Mada menuju arah Pasar Pagi terpantau tetap mengalir meski tersendat karena massa memenuhi sisi kiri jalan.

DEMO DI KOREM - Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis, Samarinda, dijaga ketat ratusan personel kepolisian jelang rencana aksi solidaritas untuk aktivis KontraS, Andrie Yunus, Rabu (8/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON)
DEMO DI KOREM - Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis, Samarinda, dijaga ketat ratusan personel kepolisian jelang rencana aksi solidaritas untuk aktivis KontraS, Andrie Yunus, Rabu (8/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

Pimpinan Korem Sedang Bertugas

Massa aksi ditemui langsung oleh Dandim 0901/Samarinda, Kolonel Inf Arif Hermad, didampingi Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar.

Namun, massa tetap bersikukuh ingin bertemu langsung dengan Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul.

Menanggapi hal tersebut, Kolonel Inf Arif Hermad menjelaskan bahwa pimpinan Korem saat ini sedang tidak berada di tempat.

Baca juga: 10 Fakta Kasus Andrie Yunus, 4 Prajurit BAIS TNI yang Siram Air Keras Dilimpahkan ke Oditur Militer

"Pimpinan Korem sedang bertugas di Balikpapan. Kalau mau berdialog, bisa dialog dengan saya," ujar Dandim di hadapan massa.

Hingga berita ini diturunkan TribunKaltim.co, ratusan personel dari Brimob Polda Kaltim dan Polresta Samarinda masih bersiaga ketat mengamankan area gerbang untuk mencegah massa merangsek masuk ke dalam area militer tersebut. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved