Helikopter TNI AD Jatuh di Malinau
Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Turut Mengevakuasi Korban Heli
Dua dari 13 korban yang tewas ditemukan dalam posisi terjepit di antara puing heli. Tim SAR membawa peralatan untuk menggergaji.
Penulis: Fransina Luhukay | Editor: Fransina Luhukay
TARAKAN, tribunkaltim.co.id - Proses evakuasi para korban yang tewas dalam kecelakaan Helikopter MI 17 di perbatasan Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (10/11/2013), tidak begitu mulus.
Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional Brigjen TNI Tatang Zainuddin pun turun langsung ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi, Minggu (10/11/2013).
Menurut Tatang, dua dari 13 korban yang tewas ditemukan dalam posisi terjepit di antara puing heli. Itu sebabnya tim SAR nasional membawa peralatan khusus untuk menggergaji puing heli. Selain itu, tim SAR juga menggergaji sebagian pohon di sekitar lokasi kejadian untuk memudahkan evakuasi korban menggunakan helikopter untuk dibawa ke Malinau.
Seperti diberitakan, setelah tiba di Bandara Bessing Malinau, korban langsung dipindahkan dari heli ke pesawat Cassa milik TNI AL untuk diterbangkan ke Bandara Juwata Tarakan.