Selasa, 12 Mei 2026

Perampokan di Samarinda

Perampok Nasabah Bank di Samarinda tak Pakai Cadar

Peristiwa perampokan nasabah bank yang terjadi di Samarinda, siang bolong Senin (18/11/2013) disaksikan beberapa warga

Tayang:
Penulis: Rafan Dwinanto |

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Peristiwa perampokan nasabah bank yang terjadi di Samarinda, siang bolong Senin (18/11/2013) tersebut diakui korban, Purnomo Tri Cahyono, disaksikan beberapa warga. Kenekatan para perampok tersebut kian jelas, lantaran saat beraksi ke
empat perampok tersebut tidak mengenakan cadar (penutup muka).

"Tidak ada yang pakai penutup muka, warga juga ada yang melihat," ujar Purnomo. Peristiwa perampokan tersebut berlangsung cukup singkat. "Saya turun dari mobil. Ada beberapa orang ke arah saya, tapi saya tidak menyangka mereka perampok. Saya juga tidak tahu kalau benda yang dibawa mereka itu parang," tuturnya lagi.

Purnomo pun langsung mendapat tebasan parang dari para perampok yang coba merebut satu tas uang tunai senilai Rp 500 juta yang ada di
dekapnya. "Saya langsung ditebas, saya coba tangkis. Tapi terus ditebas. Ada empat atau lima kali saya ditebas parang," lirihnya.

Setelah melumpuhkan Purnomo, kawanan perampok langsung mengambil tas yang dibawa Purnomo. Tak ketinggalan, satu tas lainnya yang masih tersimpan di dalam mobil turut dibawa kabur pelaku. "Total yang saya bawa ada Rp 1,02 miliar dibagi dalam dua tas satu
berisi pecahan Rp 50 ribu senilai Rp 500 juta, dan satunya lagi pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 520 juta," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved