Rabu, 8 April 2026

Pihak MBCT Masih Bersiap Klarifikasi ke Pemkab Kutim

Manajemen PT Miang Besar Coal Terminal (MBCT) di tingkat pusat masih belum bisa dikonfirmasi

SANGATTA, tribunkaltim.co.id- Manajemen PT Miang Besar Coal Terminal (MBCT) di tingkat pusat masih belum bisa dikonfirmasi terkait penghentian sementara aktifitas perusahaan di Kabupaten Kutai Timur. Pesan singkat konfirmasi maupun panggilan telepon Tribun belum mendapat tanggapan.

Tribun hanya mendapatkan penjelasan dari Mursalin, tokoh masyarakat Desa Miang, yang saat ini menjadi staf manajemen lapangan MBCT. Mursalin mengatakan pihaknya masih menyiapkan klarifikasi atas pernyataan dan kebijakan Pemkab Kutim.

"Saat ini kami masih mempersiapkan klarifikasinya. Yang terjadi sebenarnya salah paham saja, karena persoalannya memang multitafsir," katanya, Kamis (28/11/2013). Klarifikasi tersebut nantinya akan disampaikan manajemen pusat MBCT langsung kepada Pemkab Kutim.

Terkait kebijakan penghentian sementara aktifitas MBCT, Mursalin mengatakan pihaknya taat pada hukum dan aturan. "Kebijakan penghentian sementara itu kami ikuti. Seluruh pekerja di Pulau Miang Besar sementara tidak beraktifitas, kecuali security. Namun gaji masih tetap dibayarkan," katanya.

Perkembangan terkini di lapangan, pihak MBCT masih fokus dalam pembebasan lahan. "Saat ini lahan yang ada sudah lebih dari 150 hektar. Terdapat kompensasi dan ganti rugi tanam tumbuh sekitar Rp 35 juta per hektar," katanya. Bahkan ada rencana menaikkan kompensasi bila memang seluruhnya sudah clear and clean.

Mursalin menjelaskan masih ada 8 titik yang akan dibebaskan dengan luas sekitar 135 hektar. "Yang penting lokasi bisa segera dibebaskan untuk pembangunan stockpile. Kalau lokasi sudah bebas, alat -alat pembangunan akan naik di awal 2014," katanya.

Pihak MBCT terus mempercepat pemenuhan berbagai persyaratan, mengingat Februari 2014 merupakan masa berakhirnya izin mereka (yang bisa diperpanjang, red). Saat ini mereka baru memiliki bangunan kantor di Pulau Miang Besar. "Hingga saat ini belum ada pemancangan konstruksi di lapangan," kata Mursalin. (kholish chered)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved