Museum yang jadi kebanggaan warga Kukar ini bakal runtuh menjadi puing-puing, namun tak lama akan tegak kembali menjadi bangunan utuh semula. "Jangan lupa nanti malam warga Kukar bisa menyaksikan video mapping dimana Museum Mulawarman bakal runtuh. Pertunjukan ini baru pertama kali di Kalimantan," ujar Bupati Kukar Rita Widyasari berpromosi di sela-sela Acara Pembukaan Erau di Stadion Rondong Demang, Tenggarong.
Ini hanyalah tontonan sebuah ilusi optis menggunakan teknologi video mapping. Melalui teknologi visual ini, warga tak hanya menyaksikan museum runtuh, tapi juga terbakar dengan api menyala. Pertunjukan video mapping ini menjadi rangkaian acara pembukaan Erau International Folklore and Art Festival (EIFAF).
Penonton akan dimanjakan dengan efek gambar dan suara yang menggelegar, seolah-olah museum runtuh, hancur dan terbakar. Pertunjukan video mapping ini ditangani langsung oleh 3POT Multimedia, sebuah event organizer (EO) di Tenggarong. Ketua Tim 3POT Multimedia, Bayu Surya Gandamana menjelaskan, video mapping merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada obyek-obyek. Obyek-obyek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis.
Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu obyek, benda atau bidang. "Mapping sendiri menggabungkan pemetaan film dan video sebagai strategi pertunjukkan, disatukan dengan perjalanan visual dan narasi sehingga kita dapat mempromosikan kepekaan lokal dan global dari identitas sebuah tempat, orang, dan sejarahnya," jelasnya.
Dalam pemutarannya nanti malam, video mapping juga akan menampilkan sejarah singkat Kerajaan Kutai Kartanegara sebagai kerajaan Hindu tertua di Indonesia hingga menjadi kabupaten seperti sekarang. Penayangannya nanti akan dihiasi dengan tampilan Kutai Kartanegara di masa depan, termasuk harapan dan pencapaian yang sudah diraih hingga saat ini. Bayu memastikan perhelatan Erau tahun ini bakal makin semarak dengan penambahan video mapping yang membalut tradisi dan sejarah dengan teknologi mutakhir.