Kamis, 23 April 2026

Ibadah Haji 2014

Jamaah Haji : Di sini makan enak, minum cukup, air di WC juga cukup

''Jadi tahun ini pasien di BPHI tidak sebanyak tahun lalu yang sampai di luar tenda BPHI,'' kata Lukman pada MCH disela-sela kunjungi BPHI Arafah.

zoom-inlihat foto Jamaah Haji : Di sini makan enak, minum cukup, air di WC juga cukup
IST
Ibadah Haji

ARAFAH, tribunkaltim.co.id - Sebelum dimulainya puncak haji berupa Wukuf di Arafah, Oktober (3/10/2014), Amirul Hajj/Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, meninjau Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Arafah dan perkemahan jamaah haji Indonesia yang tinggal di Maktab 24 dan Maktab 55.

Pada saat di BPHI, Koordinator BPHI Arafah, dr Lucky Tjahjono, mengatakan sudah ada 10 pasien di BPHI yang dirujuk ke RS Arab Saudi di Arafah. Saat ini di BPHI pasien tidak begitu padat seperti tahun lalu, karena BPHI membuat dua satelit  pos kesehatan yakni di Maktab 35 dan 52.

''Jadi tahun ini pasien di BPHI tidak sebanyak tahun lalu yang sampai di luar tenda BPHI,'' kata Lukman pada MCH disela-sela kunjungi BPHI
Arafah.

"Karena sekarang ada tiga pelayanan kesehatan, yakni satu di BPHI Arafah dan dua satelit pos kesehatan  di Maktab 35 dan 52. Selain itu BPHI Arafah sekarang tendanya lebih besar sehingga bisa lebih banyak pasien yang masuk ke tenda BPHI," katanya menambahkan.

Sementara itu, saat mengunjungi jamaah haji di Maktab 24 para jamaah haji mengungkapkan kepuasannya. Seperti halnya yang dikemukakan seorang jamaah haji dari Surabaya, Sugedi. ''Di sini makan enak, minum cukup, air di WC juga cukup.  Pelayanan kesehatan juga cepat," katanya.

Di Maktab 55 ada beberapa jamaah haji yang mengeluh kurangnya air minum dalam kemasan botol, yakni dari Kloter SOC 31 Jepara. Namun jamaah haji di Kloter 30 SOB yang tendanya ada di depan Kloter SOC 31 mengaku mendapat minuman yang berlebih.

Menurut Menteri Agama, untuk menyediakan air minum jamaah haji yang berjumlah jutaan orang memang tidak mudah.  Tapi dari pihak
maktab terus berupaya untuk mencukupi kebutuhan jamaah haji.

Bila air mineral dalam kemasan tidak cukup, mereka juga menyiapkan air minum yang dimasukkan di dalam tempat air plastik yang besar. Sehingga para jamaah haji yang masih kurang air mineral dari kemasan botol bisa mengambil air yang disiapkan dalam tempat air yang besar.

Pada sisi lain, jumlah jamaah haji Indonesia tahun ini yang disafariwukufkan sebanyak 137 orang. Rinciannya, 36 pasien dalam posisi berbaring dan 107 pasien dalam posisi duduk. Hal itu dikemukakan Kepala Seksi Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Makkah Mohammad Ilyas.

Jamaah yang disafariwukufkan akan dibawa mengunakan 12 bus. Mulai pukul 12.00 Waktu Arab Saudi. Sementara itu jumlah jamaah haji tahun ini yang dibadalkan sebanyak 146 orang dengan perincian sebanyak 79 orang wafat dan 67 orang sakit. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved