Pipa Tua Semburkan Minyak 60 Cm
Bocoran Pipa Usang Pertamina Membuat Suparni Takut Memasak
Kamis (13/11/2014), pukul 05.00 seusai shalat subuh, Suparni, keluar rumah dan mencium aroma bau minyak tanah.
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Kamis (13/11/2014), pukul 05.00 seusai shalat subuh, Suparni, keluar rumah melakukan aktivitas seperti biasa. Namun ada hal tak biasa yang dirasakannya, tercium aroma seperti bau minyak tanah yang menyeruak di halaman depan rumahnya, di kawasan RT 35, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, tepatnya di belakang dealer Toyota Auto 2000.
Persis di balik pagar taman rumahnya, minyak menyembur keluar dari sebuah pipa usang milik Pertamina. Minyak menyembur dengan ketinggian kurang lebih 60 cm. "Saya keluar rumah sudah mencium bau seperti minyak tanah. Bahkan air parit juga ada minyak didalamnya. Setelah saya cek ternyata memang dari pipa itu," cerita Suparni. (Baca: Pipa Tua Pertamina Bocor di Dekat Permukiman)
Pukul 06.00, Suparni segera melapor kepada Ketua RT 35 yang selanjutnya meneruskan kepada pihak yang berwenang, seperti tim pemadam kebakaran, kelurahan, Polres Balikpapan, dan Pertamina selaku pemilik pipa. Suparni, punya firasat bau yang muncul berasal dari pipa minyak yang ada di depan rumahnya. Sebab tahun 1990 terjadi hal serupa yakni kebocoran pipa yang sama namun dalam intensitas yang sangat besar.
"Tahun 1990 pernah bocor juga. Waktu itu pipa menyembur sangat besar sampai setinggi atap rumah," kata Suparni. (Baca: Inilah Foto-foto Wanita Ayu asal Kalimantan Timur (Parade Foto)
Dari tim Pertamina yang datang, Suparni dan warga lainnya diimbau tidak panik. Dari cerita Suparni, pipa minyak tersebut memang milik Pertamina yang sudah tidak aktif atau tidak berfungsi lagi. Pipa sendiri merupakan jaringan pipa lama yang sudah ada sejak pendudukan Belanda, dan jalur pipa yang ada di Samboja, Kutai Kartanegara telah ditutup sejak lama. "Pipa sudah lama. Dari saya pertama tinggal disini tahun 1980, pipa itu sudah ada," ujar Suparni lagi.
Saat Tribun memantau lokasi kebocoran pipa, bau menyengat seperti minyak tanah sudah tercium dalam radius 50 meter. Saat itu titik kebocoran masih ditutup sementara, dengan karung berisi pasir, sampai menunggu tim Pertamina menutupnya kembali. Suparni sendiri mengaku tetap khawatir. "Jelas saya khawatir, takut terjadi apa-apa. Bahkan untuk memasak saja saya takut," akunya. (*)
BACA BERITA TERKINI LAINNYA:
Kapolda Kaltim Disambut Tembakan
Pipa Tua Milik Pertamina Semburkan Minyak Dekat Perumahan Padat
Suparni Jadi Takut Api Kompor Sambar Minyan yang Tumpah