Kamis, 9 April 2026

Divisi Utama

Pusamania Kalahkan PSGC Lewat Drama Penalti

Tendangan keras Heri Saputra ke sudut kiri gawang PSGC Ciamis melalui titik putih memastikan langkah PBFC maju ke final Divisi Utama 2014.

SIDOARJO, tribunkaltim.co.id- Tendangan keras Heri Saputra ke sudut kiri gawang PSGC Ciamis melalui titik putih memastikan langkah Pusamania Borneo FC (PBFC) maju ke final Divisi Utama 2014. Gol penentu tendangan adu penalti itu sekaligus membuat tim Pesut Etam mengantongi tiket promosi ke Indonesia Super Legue (ISL) musim depan. Pertandingan yang dihelat di Stadion Delta Sidoarjo, Senin (24/11) tersebut berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan anak asuhan Iwan Setiawan.

Pertarungan kedua tim harus berakhir dramatis melalui adu tendangan penalti. Karena sejak menit awal hingga akhir babak tambahan waktu, kedua tim berbagi angka 0-0.

Dari empat algojo tendangan adu penalti PBFC, hanya Fandi Ahmad yang gagal melaksanakan tugasnya. Sementara tiga penendang lainnya yakni Danilo Fernando, Fernando Soler, dan Heri Saputra semuanya sukses menceploskan bola ke gawang.

Berbeda dengan tim PSGC Ciamis. Dari empat penendang yang dipercaya pelatih Budiman Yunus, hanya gelandang bernomor punggung 20, Budiawan, yang sukses menjalankan tugasnya. Lainnya, yakni Abdul Basid, Wahyudi, dan Dedean gagal mengeksekusi tendangan penalti.
Secara keseluruhan pertandingan berlangsung seru, kedua kesebelasan silih berganti menciptakan banyak peluang.

Pada babak pertama, PSGC lebih mendominasi serangan ke jantung pertahanan PBFC. Beberapa peluang dibuat PSGC. Seperti di menit ke-9. Gol Arip Budiman dari PSGC dianulir wasit karena posisi sudah dianggap offside.

Lalu di menit ke-21, Arip kembali dapat peluang, namun bisa ditepis kiper PBFC. Demikian pula di menit ke-34, bola yang ditendang Arip hanya mengenai mistar. Sedangkan PBFC juga dapat peluang di menit akhir babak pertama, dimana Fernando Soler dapat bola dan bisa melewati kiper, namun bisa dihadang pemain belakang. Skor 0-0 di babak pertama.

Menginjak babak kedua, tempo permainan PBFC lebih meningkat. Ini terlihat sejak awal babak kedua, dimana tim Pesut Etam menekan pertahanan PSGC. Namun peluang itu belum berbuah gol.

Seperti di menit ke-49, dimana tendangan Akbar Rasyid bisa ditepis Irpan. Kemudian di menit ke-50, Febri Hamzah bisa menggiring bola dan melewati kiper, namun bola yang ditendang pelan sehingga bisa dihalau pemain belakang Ciamis.
Peluang terbaik ada di menit ke-54, dimana Morris Power melakukan handsball di kotak penalti. Sebagai algojo penalti, Fernando Soler gagal melesakkan bola karena bisa ditepis Irpan.

Laga antara PSGC Ciamis dan Pusamania Borneo berlangsung ketat. Hingga akhir babak kedua, skor kedua tim masih 0-0.
Bermain imbang di babak kedua, membuat laga dilanjutkan perpanjangan waktu. Permainan keras dari PSGC membuat tim ini harus bermain 10 orang sejak di babak pertama perpanjangan waktu.

Di babak pertama perpanjangan waktu, dominasi PBFC masih terlihat. Beberapa peluang didapat Danilo dkk. Seperti di menit ke-2 tendangan Fandi Ahmad mengarah ke gawang PSGC, namun bisa ditepis kiper. Ini membuat permainan keras diperagakan PSGC. Terbukti, Morris Power di menit ke-6 diusir wasit setelah mendapat kartu merah karena mengganjal Fandi Ahmad.

Hasil imbang di babak pertama perpanjangan waktu, membuat laga berlanjut ke babak kedua. Pada babak kedua, penampilan kedua tim menurun karena stamina yang sudah terkuras.

Pemain-pemain PBFC yang mengandalkan umpan-umpan pendek tetap tak bisa menjebol gawang PSGC. Peluang dari tendangan bebas juga didapatkan PBFC, seperti di menit ke-14, sepakan Danilo Fernando hanya melenceng tipis dari mistar gawang.

Sedangkan pemain PSGC yang hanya bermain 10 orang dan stamina terkuras habis, lebih banyak mengandalkan serangan balik dan tendangan jarak jauh. Hasil tetap 0-0, sehingga dilanjutkan adu penalti.

Pada drama adu penalti, PBFC unggul. Untuk penalti pertama dilakukan pemain PSGC, Abdul Basid. Namun gagal karena bola melenceng di atas mistar. Pemain Pusamania, Danilo sukses mengeksekusi penalti pertama. 1-0 untuk Pusamania.

Lalu untuk algojo kedua PSGC, Budiawan sukses menceploskan bola. Adapun pemain Pusamania, Fernando Soler juga bisa mengeksekusi bola. 2-1 untuk Pusamania.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved