Sengketa SMAN 10 Samarinda
Musyahrim Nyatakan MBK Sudah Tidak Kelola Lagi SMA Melati
Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim menyatakan telah memutus kerjasama dengan Yayasan Melati Bakti Kaltim, terkait pengelolaan SMA Melati.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim menyatakan telah memutus kerjasama dengan Yayasan Melati Bakti Kaltim, terkait pengelolaan SMA Melati.
Keinginan itu atas usulan Komite Siswa yang merasa dibebankan oleh Yayasan MBK. Ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Musyahrim, kepada anggota Komisi IV DPRD Kaltim. (Baca: Zain Undang Yayasan SMA Melati Datang ke DPRD Kaltim)
"Kami sepakat dengan komite siswa untuk tidak kerjasama lagi dengan yayasan MBK (Melati Bakti Kaltim).
Untuk kerjasama dengan MBK kami sudah putuskan tidak lagi," tegas Musyahrim, yang diminta menjelaskan masalah pengelolaan SMA Melati, dihadapan 10 anggota Komisi IV, di Gedung D komplek DPRD Kaltim, Selasa (9/12/2014).
Menurut Musyahrim, keinginan itu atas permintaan orangtua murid siswa yang merasa dibebankan oleh pihak yayasan.
"Jadi siswa diminta membayar untuk makan, menginap dan lain-lainnya. Sementara bangunan itu milik pemerintah. Makanya kami minta advis ke Asdatun Kejati Kaltim sebagai pengacara negara yang bekerjasama dengan Pemprov Kaltim," beber Musyahrim. (*)