Banjir

Banjir Bulungan Berstatus Tanggap Darurat

Sampai sekarang korban jiwa belum kami bisa rangkum, termasuk juga kerugian harta bendanya. Masih kami proses, mendata-data.

Banjir Bulungan Berstatus Tanggap Darurat
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Banjir di Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan, Selasa (10/2/2015) membuat warga pindah ke lantai II rumah bertingkat. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Memasuki hari ketiga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara, masih memberikan status Tanggap Darurat Banjir.

Ini diungkapkan Kepala BPBD Kaltara, Hariyanto bahwa, terhitung tiga hari sampai sebelas hari ke depan seluruh kecamatan yang tergenang bencana banjir di Kabupaten Bulungan berkondisi Tanggap Darurat Banjir. (Baca juga: Di Pengungsian Koramil Peso, Ibu-ibu Bangun Dapur Umum).

“Sampai sekarang korban jiwa belum kami bisa rangkum, termasuk juga kerugian harta bendanya. Masih kami proses, mendata-data,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co di Gedung Wanita, pada Rabu (11/2/2015) pagi.

Menurutnya, bencana alam banjir awal tahun ini merupakan terbesar dan kiriman dari hulu Sungai Kayan. Namun, seluruh jajaran BPBD di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan tetap siaga.

“Kami sudah siap di semua lokasi. Membantu mengevakuasi, dan memberikan kemudahan bagi para pengungsi,” tegasnya. (Baca juga: Banjir 7 Meter Sentuh Atap Rumah Warga Peso).

Ia menjelaskan, bagi warga masyarakat harus tetap waspada. Jauhi lokasi berbahaya. Untuk yang ada di kawasan Tanjung Selor bisa mengungsi di Gedung Wanita.

Pengamatan TRIBUNKALTIM.CO, jumlah pengungsi di Gedung Wanita sejak pagi sudah mencapai angka 423 orang, yang terdiri dari orang dewasa dan anak kecil. Sampai sejauh ini para pengungsi masih berkondisi aman. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved