Kamis, 9 April 2026

Penjagaan Parkir di Bandara Sepinggan Diperketat

kini terdapat sekitar tiga petugas parkir di gerbang masuk dan satu sekuriti, empat petugas parkir di gerbang keluar.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menyikapi isu hilangnya motor Satria FU KT 3222 KG Sabtu (23/2) di area parkir kargo Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, pihak PT Angkasa Pura I Balikpapan langsung menggelar rapat pada Senin (23/2/2015).

Di gerbang masuk kargo biasanya hanya ada satu petugas pencatat karcis kendaraan masuk, begitu pula pada saat keluar hanya ada satu petugas penarik karcis parkir. Tapi kini terdapat sekitar tiga petugas parkir di gerbang masuk dan satu sekuriti, empat petugas parkir di gerbang keluar. Serta telah terpasang tall gate di pos keluar area kargo.

Humas PT Angkasa Pura I Balikpapan, Awaludin mengatakan, pihaknya mulai memperketat keluar masuknya kendaraan baik roda dua maupun empat meskipun beredar isu adanya kendaraan yang telah hilang. "Kami hanya menjalankan SOP (Standar Oprasional Prosedur) yang ada," ucapnya. (BACA juga: Begini Kekesalan Penumpang Lion Air dari Bandara Sepinggan)

Peningkatan penjagaan yang dilakukan di antaranya pemasangan tall gate, penempatan dua sekuriti di gerbang keluar, bagi pemilik kerdaraan yang tidak membawa STNK dilarang masuk. Bagi pengendara yang kehilangan karcis parkir wajib menunjukkan STNK dan harus sesuai dengan nomor plat kendaraan serta membayar denda sebesar Rp 10.000 untuk motor, sedangkan untuk mobil Rp 100.000.

Jika tidak bisa membuktikan kepemilikan kendaraan dengan menunjukkan karcis parkir atau STNK kendaraan maka kendaraan tersebut disarankan kembali diparkirkan dan pemilik kendaraan diminta mengambil STNK-nya.

Awaluddin memperoleh info bahwa motor yang hilang tersebut hanya dipinjam temannya dan motor tersebut telah kembali kepada pemiliknya. Saat kejadian, pemilik motor panik dan lapor ke petugas parkir dan Polsek Bandara Sepinggan. Ketika dilakukan konfirmasi ke Polsek itu, petugas yang bernama Siregar mengatakan, motor tersebut tidak hilang tapi sengaja di sembunyikan oleh temannya.

"Ternyata itu temennya aja lagi iseng. Tapi lebih jelasnya tanyakan pada kapolsek saja," ucapnya.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Kawasan Bandara Balikpapan, Kompol Nina Ike Herawati tidak menjawab panggilan telepon. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved